Minggu, 27 September 2026
04:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Ratu Intan

Ratu Intan (ke-1)
Kerajaan Tjantoeng (Cantung) dan Batoe Litjin (Batulicin)
Berkuasa1780-1800
Pendahulu♀ Ratu Mas binti Pangeran Mangu
Penerus♀ Raja Gusti Besar
RatuLihat daftar
Pemakaman
Ayah♂ Daeng Malewa (Pangeran Dipati)
Ibu♀ Ratu Mas binti Pangeran Mangu
Keturunantidak ada keturunan
WangsaDinasti Tanah Bumbu

Ratu Intan binti Pangeran Dipati atau Ratu Intan I adalah penguasa negeri Tjantoeng (Cantung) dan Batoe Litjin (Batulicin) pada tahun 1780-1800.[1][2]

Kehidupan pribadi

Ratu Intan I menikahi Aji Dipati yang bergelar Sultan Dipati Anom Alamsyah (Sultan Pasir III tahun 1768-1799).[3] Pernikahan Ratu Intan I dengan Sultan Anom tidak memiliki keturunan, tetapi dari istri selir Sultan Anom memiliki anak bernama:

  1. Pangeran Aji Muhammad/pangeran merajanata
  2. Aji Sedot
  3. Aji Tua

Keluarga

Retu Intan merupakan puteri tunggal Ratu Mas Raja (Ratu) Tanah Bumbu ke-3[4] dan Daeng Malewa (bergelar Pangeran Dipati). Ratu Mas (ibunda Ratu Intan) menikah dengan seorang pedagang dari Gowa bernama Daeng Malewa yang bergelar Pangeran Dipati. Pasangan suami istri inilah merupakan orang tua dari Ratu Intan I. Sepeninggal Daeng Malewa (Ratu Mas telah meninggal terlebih dahulu), maka sejak 1780, kerajaan Tanah Bumbu dibagi menjadi beberapa divisi (negeri). Ratu Intan I memperoleh negeri Cantung dan Batulicin.[1]

Daeng Malewa (ayahanda Ratu Intan I) juga memiliki keturunan dari istri-istri selir. Ratu Intan I memiliki dua orang saudara laki-laki yang sebapak yaitu Pangeran Prabu dan Pangeran Layah yang dilahirkan dari selir-selir. Dari pecahan kerajaan Tanah Bumbu maka Pangeran Layah memperoleh negeri Buntar Laut. Sedangkan Pangeran Prabu bergelar Sultan Sepuh sebagai Raja Sampanahan, Bangkalaan, Manunggul dan Cengal.[1]

Warisan

Sampai sekarang, Ratu Intan I masih dikenang dalam ingatan suku Dayak Meratus.[5]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan