Selasa, 20 Oktober 2026
19:57 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Rasa memiliki

Bagikan:

Rasa memiliki adalah emosi dan kebutuhan manusia untuk diterima sebagai anggota dari suatu kelompok. Baik itu keluarga, teman, rekan kerja, agama, atau komunitas lainnya, sebagian orang memiliki keinginan yang dianggap inheren untuk menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar daripada dirinya sendiri. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang lebih dalam daripada sekadar perkenalan atau kedekatan biasa.

Rasa memiliki merupakan perasaan yang kuat dan mendasar dalam hakikat manusia.[1] Mengalami atau tidak mengalami rasa memiliki adalah pengalaman subjektif yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor dalam diri seseorang maupun lingkungan sekitarnya.[1] Tingkat rasa memiliki seseorang dapat berdampak besar terhadap kondisi fisik, psikologis, dan spiritual mereka.

Roy Baumeister dan Mark Leary berpendapat bahwa rasa memiliki merupakan salah satu bentuk motivasi manusia yang paling mendasar, hingga ketidakhadirannya dapat menimbulkan konsekuensi yang serius. Seandainya rasa ini tidak begitu fundamental, maka kehilangan rasa memiliki tidak akan berdampak sedemikian dalam. Keinginan ini bersifat universal, kebutuhan untuk merasa menjadi bagian dari sesuatu ditemukan di seluruh kebudayaan dan di antara berbagai tipe manusia.[2]

Mendengarkan aktif dapat membantu menumbuhkan rasa memiliki, hal ini karena kemampuan untuk menanggapi seseorang dengan cara yang penuh pengertian dan bermakna dapat memperkuat hubungan antarpersonal.[butuh rujukan] Ketika seseorang merasa benar-benar didengarkan, terutama dalam suasana yang menunjukkan penerimaan tanpa syarat, ia cenderung merasakan tingkat rasa memiliki dan penerimaan yang jauh lebih tinggi.

Referensi

  1. 1 2 Allen, Kelly-Ann (2020). The Psychology of Belonging. Melbourne: Routledge. hlm. 5. ISBN 978-0367347529.
  2. ↑ Baumeister, R. F.; Leary, M. R. (1995). "The need to belong: Desire for interpersonal attachments as a fundamental human motivation". Psychological Bulletin. 117 (3): 497–529. doi:10.1037/0033-2909.117.3.497. PMID 7777651.

Bacaan lanjutan

  • Youkhana, Eva. "Belonging" (2016). University Bielefeld – Center for InterAmerican Studies.
  • The International Belonging Laboratory is an external website that facilitates the collaboration of belonging researchers, dissemination of belonging research and a repository of belonging measures.


Ikon rintisan

Artikel bertopik psikologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan