Kamis, 01 Oktober 2026
05:00 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Ranitidin

Ranitidin

Obat yang menurunkan produksi asam lambung

Bagikan:
60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Ranitidin
250px-Ranitidine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Pengucapan/rəˈnɪtɪdiːn/
Nama dagangAcran, Gasela, Hufadine, Ranivel, Rantin, Zantac, lainnya
Nama lainDimetil [(5-{[(2-{[1-(metilamino)-
2-nitroetenil]amino}etil)sulfanil]
metil}furan-2-il)metil]amina
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa601106
License data
Kategori
kehamilan
Rute
pemberian
Diminum, IV
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas50% (Diminum)[1]
Pengikatan protein15%
MetabolismeHati: FMO, termasuk FMO3; enzim lainnya
Onset aksi55–65 menit (dosis 150 mg)[2]
55–115 menit (dosis 75 mg)[2]
Waktu paruh eliminasi2–3 jam
Ekskresi30–70% ginjal
Pengenal
  • N-(2-[(5-[(dimetilamino)metil]furan-2-il)metiltio]etil)-N'-metil-2-nitroetena-1,1-diamina
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.060.283 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC13H22N4O3S
Massa molar314.4 g/mol
Model 3D (JSmol)
  • [O-][N+](=O)C=C(NC)NCCSCc1ccc(o1)CN(C)C
  • InChI=1S/C13H22N4O3S/c1-14-13(9-17(18)19)15-6-7-21-10-12-5-4-11(20-12)8-16(2)3/h4-5,9,14-15H,6-8,10H2,1-3H3 N
  • Key:VMXUWOKSQNHOCA-UHFFFAOYSA-N N
 ☒NcheckY (what is this?)  (verify)

Ranitidin adalah golongan obat antagonis H2 yang bekerja dengan cara menghambat reseptor H2.[1] Obat ini umumnya digunakan dalam pengobatan penyakit ulkus peptikum, penyakit refluks gastroesofagus, dan sindrom Zollinger-Ellison.[1] Terdapat juga bukti tentatif manfaat untuk mengobati urtikaria.[3] Obat dapat diambil melalui mulut, dengan suntikan ke dalam otot, atau ke pembuluh darah.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Omeprazole". The American Society of Health-System Pharmacists. Diakses tanggal Nov 20, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Gardner JD, Ciociola AA, Robinson M, McIsaac RL (Juli 2002). "Determination of the time of onset of action of ranitidine and famotidine on intra-gastric acidity". Aliment. Pharmacol. Ther. 16 (7): 1317–1326. doi:10.1046/j.1365-2036.2002.01291.x. PMID 12144582.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Fedorowicz, Z; van Zuuren, EJ; Hu, N (14 Maret 2012). "Histamine H2-receptor antagonists for urticaria". The Cochrane database of systematic reviews. 3: CD008596. doi:10.1002/14651858.CD008596.pub2. PMID 22419335.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik farmasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan