Sabtu, 31 Oktober 2026
19:23 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ram Baran Yadav

Ram Baran Yadav

Bagikan:
Dr.
Ram Baran Yadav
रामवरण यादव
250px-Dr._Ram_Baran_Yadav.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Presiden Nepal ke-1
Masa jabatan
23 Juli 2008 –29 Oktober 2015
PendahuluGirija Prasad Koirala (Sementara)
PenggantiBidhya Devi Bhandari
Informasi pribadi
Lahir4 Februari 1948 (umur 78)
Saphai VDC-9, Dhanusha, Nepal
Partai politikKongres Nepal
Suami/istriJulekha Yadav

Dr. Ram Baran Yadav (bahasa Nepali:रामवरण यादव) (lahir 4 Februari 1948)[1] adalah Presiden Nepal yang terpilih Juli 2008 dan merupakan presiden pertama di negara ini. Sebelumnya menjabat sebagai Menteri Keseharan dan Sekretaris Jenderal partai Kongres Nepal.

Yadav terpilih sebagai Presiden Nepal pertama pada putaran kedua pengambilan suara tanggal 21 Juli 2008. Ia menerima 308 dari 590 suara di Majelis Konstitusi,[2][3] mengalahkan Ram Raja Prasad Singh, yang dicalonkan oleh Partai Komunis Nepal (Maois), dalam putaran kedua. Yadav disumpah sebagai Presiden pada 23 Juli 2008. Kedar Prasad Giri melakukan sumpah jabatan dan penyucian kepada Yadav di istana presiden, Shital Niwas, Rastrapati Bhawan, pukul 3.45 sore. Perdana Menteri Girija Prasad Koirala, inter alia juga hadir. Yadav juga melakukan sumpah jabatan kepada Wakil Presiden Parmananda Jha.[4][5]

Catatan kaki

Jabatan politik
Jabatan baru Presiden Nepal
2008– sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Girija Prasad Koirala
Sementara
Kepala Negara Nepal
2008– sekarang
Petahana


Flag of NepalBiography icon

Artikel bertopik biografi Nepal ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan