Minggu, 04 Oktober 2026
09:13 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Ralph Greenson

Bagikan:

Ralph R. Greenson (lahir Romeo Samuel Greenschpoon, 20 September 1911 – 24 November 1979) adalah seorang psikiatris dan psikoanalisis Amerika berpengaruh. Greenson dikenal karena menjadi psikiatris Marilyn Monroe, dan merupakan dasar dari novel 1963 Leo Rosten, Captain Newman, M.D.. Buku tersebut kemudian dijadikan film yang dibintangi oleh Gregory Peck yang memerankan Greenson. Terdapat sejumlah penjelasan, melalui penyelidikan pihak berwajib, pers dan masyarakat, tentang keterlibatan Greenson dalam kemungkinan penutup-nutupan puncak kematian Monroe.[1]

Greenson dikenal karena karya awalnya saat memulihkan para prajurit PDII yang mengalami Stres Pasca Traumatik. Ia juga memiliki klien terkenal lainnya, seperti Tony Curtis, Frank Sinatra, dan Vivien Leigh. Greenson dan istrinya Hildi Greenson, merupakan pasangan dari komunitas psikoanalitik California Selatan, para intelektual dan para tokoh terkenal tertentu dalam industri hiburan. Mereka berteman baik dengan Anna Freud, Fawn Brodie dan Margaret Mead.

Ia lulus dari Columbia University di New York City. Pada saat Yahudi tidak diterima dalam sekolah-sekolah medis Amerika, ia belajar kedokteran di Swiss dan dianalisis oleh Wilhelm Stekel, seorang pengajar dari murid kontroversial Sigmund Freud, dan kembali dengan Otto Fenichel dan Frances Deri di Los Angeles.[1]

Artikelnya dianggap menarik karena, tidak seperti analis lain, ia mempertimbangkan materi kultural dan historikal yang relevan, selagi menegaskan pentingnya konfil Odipal.

Referensi

  1. 1 2 M. Schneider, Marilyn's Last Sessions (2011)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan