Senin, 28 September 2026
12:06 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan

Rajab Ritonga

Ini adalah nama Batak Toba/Angkola, marganya adalah Ritonga.
Rajab Ritonga
Lahir30 Desember 1958 (umur 67)
AlmamaterUniversitas Gadjah Mada dan Universitas Indonesia
OrganisasiPersatuan Wartawan Indonesia
Dikenal karenaProfesor Komunikasi

Rajab Ritonga, lahir di Sipirok, Tapanuli Selatan pada tanggal 30 Desember 1958, adalah wartawan senior dan Profesor Ilmu Komunikasi dengan jabatan sebagai Kepala Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi di Universitas Gunadarma, Jakarta. Rajab Ritonga pernah menjadi Direktur SDM dan Umum Lembaga Kantor Berita Nasional Antara pada tahun 2007 sampai 2012. Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Uji Kompetensi Wartawan PWI Pusat. Saa ini dia tercatat sebagai Pemimpin Redaksi Jurnal Ilmiah di bidang ilmu komunikasi yang diterbitkan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI). Rajab Ritonga juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), Periode 2022- 2026. Di bidang media, saat ini dia menjadi Direktur Utama PT. Indo Maritim Media, sebuah perusahaan media yang bergerak di bidang portal berita kemaritiman, indomaritim.com.

Profesor Rajab Ritonga dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Komunikasi, berdasarkan Keputusan Menristek RI No. 30121/M/KP/2019 tanggal 5 September 2019. Surat Keputusan tersebut ditandatangani Menristekdikti Mohamad Nasir. Saat ini dia juga menjadi Adjunct Professor di Universiti Malaysia Kelatan, serta menjadi penguji luar luar disertasi di berbagai kampus seperti Universiti Putra Malaysia, Universitas Diponegoro, Universitas Sumatera Utara, Universitas Hasanuddin, serta menjadi penguji internal di Universitas Gunadarma.

Dalam dunia kewartawanan, Rajab Ritonga memulai kariernya di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta setelah lulus dari Jurusan Ilmu Komunikasi UGM tahun 1985, lalu pindah tahun 1987 dia menjadi wartawan Kantor Berita Antara hingga mencapai puncak pada jabatan Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum. Sebelum sampai ke sana dia tercatat pernah menjadi Koordinator Pewarta Umum, Kepala Biro LKBN Antara Riau, Wartawan Kepresidengan, dan Sekretaris Utama LKBN Antara.

Jejak sejarah di Antara yang dia torehkan adalah menginisiasi perubahan badan hukum Antara menjadi BUMN dengan status Perusahaan Umum tahun 2007, sedangkan di Kampus Fisipol UGM, semasa mahasiswa bersama teman-temannya mendirikan pers mahasiswa Sintesa yang hingga saat ini masih eksis sebagai lahan persemaian jurnalisme mahasiswa.

Rajab Ritonga menempuh pendidikan magister di Program S-2 Kajian Ketahanan Nasional Universitas Indonesia (sekarang Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan), lulus tahun 2001, kemudian lulus Program Doktor (S-3) Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI (lulus tahun 2007). Rajab Ritonga juga lulusan Lemhannas RI tahun 2012 pada Program Pendidikan Singkat Angkatan ke-18 (PPSA-18) bersama para perwira tinggi TNI/Polri, dan para pejabat tinggi Aparatur Sipil Negara.

Karier akademiknya sebagai dosen dimulai tahun 1999 di Universitas Bung Karno, Universitas Moestopo, lalu Institut Komunikasi dan Bisnis The London School of Public Relation (LSPR), sebelum pindah sebagai guru besar tetap di Universitas Gunadarma.

Dahulu, saat aktif sebagai wartawan, Rajab banyak meliput kegiatan kemiliteran yang membawa dia ke berbagai liputan perang dan konflik seperti Bosnia Herzegovina, Kamboja, dan Vietnam. Di dalam negeri, dia meliput berbagai operasi militer di Aceh, Irian Jaya dan Timor Timur. Puncak kariernya sebagai wartawan lapangan adalah menjadi wartawan istana kepresidenan di masa Presiden Soeharto, Presiden BJ Habibie, dan Presiden Abdurrahman Wahid.

Pengalamana liputannya yang lain landing dan take off di kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, berlayar dengan kapal selam KRI Cakra-401, serta berbagai jenis kapal perang TNI AL lainnya. Dia juga pernah mengikuti terjun tandem dan menyelam untuk mendapatkan brevet Selam Dasar TNI AL. Sebagai wartawan istana, Rajab telah melanglang buana mendatangi lima benua dan melintasi tiga samudera, mengunjungi berbagai kota di Asia, Timur Tengah, Eropa Barat, Eropa Timur, Amerika Utara, Amerika Latin, Afrika, Australia. Tercatat sudah lebih dari 40 negera didatangi Rajab Ritonga untuk melakuan liputan jurnalistik.

Prof. Rajab juga menulis sejumlah buku biografi para Jenderal dan Laksamana yang dia buat secara mandiri maupun bersama teman-temannya. Buku-buku biografi itu antara lain, Jenderal Susilo Bambang Yudoyono ("SB Sang Demokrat"); Jenderal Feisal Tanjung ("Terbaik untuk ABRI, Terbaik bagi Rakyat"); Jenderal Pramono Edi Wibowo ("Cetak Biru Indonesia di Masa Datang"); Laksamana Widodo AS ("Nakhoda di antara Tiga Presiden"); Laksamana Bernard Kent Sondakh ("Mengibarkan Bendera Kewajiban"); Laksamana Sumardjono ("Mewujudkan Kemandirian Alutsista"); Laksamana Marsetio ("Kesadaran Baru Maritim") dan sejumlah buku birografi lainnya.

Sebagai ilmuwan ilmu komunikasi, karya-karya hasil penelitiannya dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi (terindeks Scopus Q-1, Q-2, dan Q-3) yang terbit di berbagai negara, serta di jurnal nasional terakreditasi (Sinta-2). Ia juga dipercaya menjadi Reviewer di sejumlah jurnal internasional bereputasi dan jurnal nasional terakreditasi. Dalam bidang penerbitan jurnal ilmiah, Prof. Rajab mengelola tiga terbitan berkala ilmiah, yaitu Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi (Sinta-2), Jurnal Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (Sinta-4), dan Jurnal Pewarta Indonesia (Sinta-4).

Riwayat Pendidikan

  • S-1; Universitas Gadjah Mada Bachelor of Art (B.A)/Sarjana Muda dan Doktorandus (Drs) Ilmu Komunikasi, lulus tahun 1985
  • S-2; Universitas Indonesia Magister Pengkajian Ketahanan Nasional (M.Si) Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan, lulus tahun 2001
  • S-3; Universitas Indonesia Doktor Ilmu Komunikasi, lulus tahun 2007
  • Kursus Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XVII Lemhannas RI tahun 2012

Pengalaman Kerja

  • Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma
  • Dewan Penasihat LP3M Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Jakarta 2020 - sekarang
  • Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Moestopo 2016 - 2019
  • Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Pusat 2018 - sekarang
  • Sekretaris Utama LKBN ANTARA, 2005 - 2007
  • Direktur SDM dan Umum LKBN Antara 2007-2012
  • Redaktur Internet LKBN , 1996
  • Reporter Istana Kepresidenan RI, 1996-2001
  • Reporter Hankam/ABRI, 1990-1995
  • Reporter Olahraga (SIWO), 1987-1993
  • Kepala Biro LKBN ANTARA, Pekanbaru, Riau, 1995-1996
  • Wartawan SKH Kedaulatan Rakyat Yogyakarta, 1985-1987

Pengalaman Organisasi

  • Sekretaris Jenderal Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), 2022-2026
  • Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia 2017- 2021
  • Wakil Ketua Asosiasi Pengelola Jurnal Ilmu Komunikasi (APJIKI) 2020 - sekarang
  • Pendiri Asosiasi Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (AJPKM)

Referensi

Pranala luar

  • Rajab Ritonga Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi [1]
  • Profil Rajab Ritonga di Kemenristekdikti [2]
  • Pengukuhan Guru besar [3]
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
  1. ↑
  2. ↑ [pranala nonaktif permanen]
  3. ↑
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan