Rabu, 23 September 2026
01:47 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Dinasti Jamalullail (Perlis)

Dinasti Jamalullail (Perlis)

Sultan Perlis

Jamalullail (Jamal Al-Layl)
Wangsa indukBa'Alawi sadah (cabang dari Banu Hashim)
NegaraMalaysia
Kelompok etnisArabMelayu[1]
Didirikan1843
PendiriTuanku Syed Hussein Jamalullail
Kepala saat iniTuanku Syed Sirajuddin Jamalullail
GelarDuli Yang Maha Mulia Tuanku Raja Perlis[2]
EstatArau, Perlis[3]
Duli Yang Maha Mulia Tuanku Raja Perlis dan Yang Di-Pertuan bagi Negeri Perlis
Duli Yang Maha Mulia Tuanku Raja Perlis
250px-Royal_Standard_of_the_Raja_of_Perlis.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Royal standard
GelarHis Majesty
(Malay: Duli Yang Maha Mulia)
Pejabat perdanaSyed Hussain Jamalullail
Dibentuk1797
GajiKurang lebih RM 50 000 per bulan
Situs webOfficial website

Duli Yang Maha Mulia Tuanku Raja Perlis Tuanku, dan Yang Di-Pertuan bagi Negeri Perlis. Dinasti Jamalullail adalah dinasti yang berkuasa saat ini negara bagian Perlis di Malaysia. Dinasti ini didirikan pada tahun 1843 bersama-sama dengan pembentukan negara bagian Perlis, setelah Sultan Kedah, Sultan Ahmad Tajuddin II memberikan dukungan kepada keluarga Jamalullail untuk memisahkan diri Perlis dari Kedah dengan keluarga Jamalullail sebagai penguasa turun-temurun tersebut.

Penguasa turun-temurun dari Perlis juga merupakan kepala rumah tangga kerajaannya. Tidak seperti kebanyakan negara bagian Malaysia lainnya dengan penguasa turun temurun yang diberi gelar "Sultan", para penguasa turun-temurun dari Perlis yang diberi gelar "Raja". Seperti penguasa lainnya dari negara-negara lain di Malaysia, Raja Perlis berpartisipasi dalam pemilihan Yang di-Pertuan Agong dan memenuhi syarat untuk masa jabatan lima tahun sebagai Yang di-Pertuan Agong jika terpilih.

Silsilah Dan Daftar Raja Perlis

Sirajuddin2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Syed Sirajuddin Jamalullail, Raja Perlis yang ke-7 dan Yang di-Pertuan Agong ke-12
  1. Tuanku Syed Hussin Jamalullail (Tuanku Sayyid Hussein bin Sayyid Harun bin Sayyid Abbhu Bakkhar Harrun bin Ahmad Jamal Al-Layl ), Raja Pertama Perlis (1843–1873)
  2. Tuanku Syed Ahmad Jamalullail ,
  3. Raja Ke-2 Perlis (1873–1887)
  4. Tuanku Syed Saffi Jamalullail, Raja
  5. Ke-3 Perlis (1887–1905)
  6. Tuanku Syed Alwi Jamalullail (1905–1943)
  7. Tuanku Syed Hamzah Jamalullail (1943–1945)
  8. Tuanku Syed Putra Jamalullail (1945–2000)
  9. Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail (2000–20016)
  10. Tuanku Syed Faizuddin Putra Ibni Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail (RAJA MUDA PERLIS HINGGA SEKARANG)

Catatan

  1. Institut Tadbiran Awam Negara, Malaysia kita, pg 328
  2. Gulrose Karim, D J M Tate, Information Malaysia, pg 495
  3. Gulrose Karim, D J M Tate, Information Malaysia, pg 790

Referensi

  • Anne K. Bang, Sufis and Scholars of the Sea: Family Networks in East Africa, 1860-1925, Routledge, 2003, ISBN 0-415-31763-0
  • Central Office of Information. Reference Division, Commonwealth survey, Published for the Central Office of Information by H.M.S.O., 1960
  • Europa Publications Staff, The Far East and Australasia 2003, Routledge, 2002, ISBN 1-85743-133-2
  • Gulrose Karim, D J M Tate, Information Malaysia, Berita publications, 2005
  • Institut Tadbiran Awam Negara, Malaysia kita, 1991, ISBN 967-9933-12-1
  • J. M. Gullick, Rulers and Residents: Influence and Power in the Malay States, 1870-1920, Oxford University Press, 1992, ISBN 0-19-588567-8
  • Mahani Musa, Kongsi Gelap Melayu di Negeri-Negeri Utara Pantai Barat Semenanjung Tanah Melayu, 1821 hingga 1940-an, Malaysian Branch of the Royal Asiatic Society, 2003, ISBN 967-9948-30-7
  • Ruth Barnes, Ships and the Development of Maritime Technology on the Indian Ocean, Routledge, 2002, ISBN 0-7007-1235-6
  • Ulrike Freitag, W. G. Clarence-Smith, Hadhrami Traders, Scholars, and Statesmen in the Indian Ocean, 1750s-1960s: 1750s- 1960s, BRILL, 1997, ISBN 90-04-10771-1

Pranala luar


40px-Flag_map_of_Malaysia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Malaysia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan