Selasa, 22 September 2026
05:38 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Kereta api Rail Clinic

Kereta api Rail Clinic

layanan kereta api di Indonesia

Artikel ini berisi tentang kereta klinik di Indonesia. Untuk kereta klinik secara umum, lihat Kereta api klinik.
Rail Clinic
330px-RailClinic_BY_YK.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rail Clinic sedang melakukan rangkaian ujicoba di Balai Yasa Yogyakarta
Jenis bakal pelantingKereta rel diesel
BeroperasiYa
ProdusenBalai Yasa Yogyakarta (menggunakan bodi produksi Nippon Sharyo)
Formasi2 atau 4 kereta per set
OperatorPT Kereta Api Indonesia
Jalur dilayaniSeluruh Daop dan Divre Kereta Api Indonesia
Data teknis
Konstruksi bodiMild steel Alumunium Alloy
Panjang kereta20.000 milimeter (65 ft 7 in)
Lebar2.990 milimeter (9 ft 10 in)
Tinggi3.755 milimeter (12 ft 3,8 in)
Pintu3 pintu tiap sisi
Kelajuan maksimum90 kilometer per jam (56 mph)
Berat189,6 ton (418.000 pon) (satu set)
MesinCummins N-14 R
Jenis mesin4 langkah, turbocharger
Daya mesin430 tenaga kuda (320 kW)
AbarRem udara tekan dan rem parkir
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)

Rail Clinic adalah nama kereta api klinik yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia di Jawa dan Sumatra, bertujuan untuk menyediakan pelayanan kesehatan. Pembuatan Rail Clinic ini diprakarsai dari ide Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dengan latar belakang untuk memberi pelayanan lebih kepada masyarakat Indonesia khususnya di bidang kesehatan. Rail Clinic akan memanfaatkan jalur KA untuk dapat menembus daerah yang sulit dilalui oleh kendaraan bermotor.

Dibuatnya Rail Clinic ini juga sebagai salah satu bentuk dari pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) KAI. Proses pengerjaannya sudah dilakukan sejak 10 Oktober 2015 lalu di Balai Yasa Yogyakarta. Pada peluncurannya di 12 Desember 2015, juga dilakukan penyerahan piagam Museum Rekor Indonesia (MURI) oleh pendiri sekaligus Ketua MURI, Jaya Suprana kepada KAI atas keberhasilannya merancang kereta kesehatan pertama yang diproduksi di Indonesia.[1]

Secara bentuk dan pembuatan, Rail Clinic ini merupakan rehabilitasi KRD seri 302 yang tidak lagi dipakai untuk mengangkut penumpang. Pengerjaannya dilakukan di Balai Yasa Yogyakarta, dengan cara memodifikasi interior dan kabin masinisnya serta menambahkan peralatan kesehatan (semua KRD ini merupakan bekas KRD Bisnis / Patas, sehingga pada awalnya KRD ini menggunakan kode K2 di penomoran, dan pewarnaan pintu yang berwarna silver metallic). Akan tetapi sejak berlakunya Permenhub no PM. 54 tahun 2016, seluruh KRD Rail Clinic kini menggunakan kode SK (Sarana Khusus) pada penomorannya. Rail Clinic dijalankan apabila PT KAI akan menyelenggarakan roadshow pelayanan kesehatan di stasiun kecil (Kelas III maupun II) yang letaknya jauh dari puskesmas atau rumah sakit, sementara tidak ada/kurangnya fasilitas kesehatan lain bagi warga di sekitar stasiun.

Pembagian kereta

Di kereta pertama, seluruh tindakan medis mulai dari pelayanan darurat meliputi bantuan hidup dasar atau CPR, tindakan bedah minor, alat monitoring pasien, alat kejut jantung, rekam jantung, hingga penanganan kasus trauma dapat dilakukan. Sementara di kereta kedua, dilengkapi ruang pemeriksaan ibu hamil dan bersalin, ruang menyusui, ruang pemeriksaan umum, dan ruang farmasi.[2]

Macam-macam Rail Clinic

Meskipun secara bentuk Rail Clinic diciptakan dalam dua versi yang berbeda (versi II dan III hampir sama), Rail Clinic memiliki fasilitas kesehatan serta diperlengkapi dengan sirene seperti layaknya ambulans.

Versi I

Kereta Rail Clinic versi pertama merupakan refurbish dari KRD MCW 302 yang masih menyisakan tutup semboyan berbentuk kupu-kupu pada kaca kabin masinisnya. Dengan menggunakan strip depan warna biru (sekarang hijau), logo Rail Clinic pada strip depan, dan livery "Kesepakatan" dengan kontur airline, kereta Rail Clinic ini pada awalnya dioperasikan di seluruh daerah operasi di Jawa, tetapi pada November 2017 Rail Clinic versi pertama ini dimutasi ke Divisi Regional I Sumatera Utara.

Rail Clinic versi II dan III 2016

Kereta Rail Clinic versi kedua dan ketiga merupakan refurbish dari KRD MCW 302 yang sudah tidak menyisakan tutup semboyan, karena dahulu merupakan bekas KRD ekonomi Bumi Geulis dan KRD ekonomi Patas Bandung yang beroperasi di Daerah Operasi I Jakarta dan Daerah Operasi II Bandung. Dengan menggunakan strip depan warna hijau, logo Rail Clinic di atas kaca kabin masinis, dan livery "Kesepakatan" tanpa kontur airline, kereta Rail Clinic ini dioperasikan di Divisi Regional III Palembang untuk versi II dan Divisi Regional IV Tanjung Karang untuk versi III.[3][4]

Setelah menjalani pemeliharaan akhir di Balai Yasa Lahat pada tahun 2025, Kereta Rail Clinic versi 2 (SK 3 87 01 - SK 3 82 02; Depo Kereta Kertapati (KPT)) diubah menjadi KAIS 5 Sriwijaya dan kini menggunakan corak hijau sage, putih dan hitam pada di lampu kabin, tanpa tulisan kereta Inspeksi ini, hanya penomoran sarana pada bagian samping kanan dan kiri kereta.

Rail Clinic/Rail Library

Kereta ini memiliki ciri-ciri yang sama dengan Rail Clinic II maupun III. Namun Rail Clinic ini merupakan Rail Clinic rangkaian panjang, karena dua kereta merupakan Rail Clinic dan dua kereta sisanya merupakan Rail Library, sebuah gebrakan baru PT KAI dalam mencerdaskan masyarakat pinggir rel melalui kereta perpustakaan.[5]

Galeri

  • Rail Clinic Generasi 1 ketika mengalami perubahan warna pada sisi depan, di Balai Yasa Pulu Brayan
    Rail Clinic Generasi 1 ketika mengalami perubahan warna pada sisi depan, di Balai Yasa Pulu Brayan
  • Rail Clinic Generasi 4/RailLibrary berhenti di Stasiun Cipari.
    Rail Clinic Generasi 4/RailLibrary berhenti di Stasiun Cipari.
  • Rail Clinic generasi ke 4 pulang ke Dipo Cipinang setelah melakukan bakti sosial di Stasiun Klari.
    Rail Clinic generasi ke 4 pulang ke Dipo Cipinang setelah melakukan bakti sosial di Stasiun Klari.

Lihat pula

Referensi

  1. "Situs Resmi PT. Kereta Api Indonesia (Persero)". kai.id (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-04-27.
  2. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/12/12/220218226/Rail.Clinic.Kereta.Api.yang.Berfungsi.Bak.Puskesmas.dan.Klinik.Bersalin
  3. PT KAI Persero Siap Luncurkan RailClinic Kedua
  4. "PT KAI Akan Meluncurkan RailClinic". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-04. Diakses tanggal 2017-01-04.
  5. "Beginilah Tampilan RailLibrary". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-06-01. Diakses tanggal 2017-05-27.
Peralatan khusus perkeretaapian di Indonesia
Kereta ukur (SU)
Kereta pemeliharaan
jalan rel (SR)
Kereta inspeksi (SI)
Kereta khusus (SK)
Kereta derek (SC)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan