Minggu, 27 September 2026
11:59 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Mesin pecok

Mesin pecok

Prasarana Kereta api di Seluruh Dunia

250px-Ballast_Tamper.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jackson 6700
250px-Carillion-73105-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Plasser & Theurer 09-16 CSM

Mesin pecok adalah mesin yang digunakan untuk memecok (atau memadatkan) balast di bawah rel kereta api agar rel lebih tahan lama. Sebelum pemecok mekanik diperkenalkan, tugas pemecokan dilakukan oleh para pekerja dengan bantuan alat pemadat. Karena lebih cepat, lebih akurat, lebih efisien, dan lebih hemat tenaga, mesin pecok berperan penting untuk penggunaan bantalan rel beton karena terlalu berat (biasanya lebih dari 250 kg (551 pon)) jika diangkat dengan tangan. Walaupun ada pula alat pemecok tanpa fungsi pengangkatan dan pemadatan, artikel ini berfokus pada mesin pecok serbaguna.

Mesin pecok awalnya hanya mengangkat rel dan melestreng (menggeser) ballast. Mesin-mesin pecok yang lebih modern, kadang-kadang dikenal sebagai pemecok dan perapi, juga berfungsi memperbaiki keselarasan rel untuk membuatnya tetap sejajar, agar nyaman bagi KA penumpang dan barang, dan untuk mengurangi tekanan mekanik pada rel terhadap kereta yang lewat. Dilakukan dengan mencari bantalan yang tenggelam di antara balast, yang mengakibatkan ketinggian rel menurun. Mesin pecok mengangkat setiap bantalan dan rel, dan merapikan balast di bawahnya. Ketika bantalan diturunkan kembali, rel yang ketinggiannya merosot tadi sudah kembali ke posisi semula. Dalam kasus apabila tenggelamnya bantalan menyebabkan rel sebelahnya meninggi, mesin pecok dapat meninggikan rel di atas ketinggian aslinya agar tetap sejajar. "Merapikan" rel sama sekali tidak terkait dengan memecok balast, itu hanya berguna untuk memastikan rel tersebut tetap sejajar dan lurus. Menggabungkan pemecokan dan perapian dalam mesin tunggal dapat menghemat waktu dan biaya, karena hanya satu mesin yang berjalan di atas rel untuk melakukan kedua fungsi.

Fungsi

250px-Banbury_Balfour_Beatty_train_2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mesin pecok Balfour Beatty

Fungsi mesin pecok secara umum adalah untuk mengatur geometri jalan rel dengan memecok balast di bawah bantalan rel dengan menggeser dan mengangkat bantalan rel.

Manufaktur

Lihat pula

Referensi

Daftar pustaka

  • Indian Railway Track Design, Construction, Maintenance & Modernisation – M.M. Agarwal (former Chief Engineer, Northern Railway, New Delhi) Hony. Adviser, Institution of P.way Engineers (India), Railway Board Office, New Delhi—ISBN 81-900613-1-3
  • Plasser and Theurer Track Geometry Maintenance Durability Seminar, Athens, 11 October 2011, Ing. Rudolf Becker
  • YouTube video of Iarnród Éireann Tamper: https://www.youtube.com/watch?v=pmnX7L_nQBQ
  • Cox, Steve (27 Agustus – 9 September 1997). "Keeping the lines straight". RAIL. No. 312. EMAP Apex Publications. hlm. 30–34. ISSN 0953-4563. OCLC 49953699.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • System 7 fully hydraulic tamping drive https://www.youtube.com/watch?v=_l68_5mA5Wk
  • "Track Compendium" DW Media group GmbH I Eurailpress

Pranala luar

Peralatan khusus perkeretaapian di Indonesia
Kereta ukur (SU)
Kereta pemeliharaan
jalan rel (SR)
Kereta inspeksi (SI)
Kereta khusus (SK)
Kereta derek (SC)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan