Kamis, 22 Oktober 2026
23:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Raedu Basha

Raedu Basha

Sastrawan Indonesia

Bagikan:
Raedu Basha
250px-Raeedu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1988-06-03)3 Juni 1988
Nama lainLora Badrus Shaleh
AlmamaterUniversitas Gadjah Mada
Institute of Arabic Manuscripts
PekerjaanSastrawan
Penulis
Antropolog
Masa aktif2006 - sekarang
Pasangan menikahIffah Hannah
AnakElnaz

Raedu Basha (lahir 3 Juni 1988) adalah seniman, sastrawan, dan antropolog[1] berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui sejumlah karyanya berupa sastra dan etnografi, dia juga sering kali memenangkan nasional maupun tingkat ASEAN. Raedu salah seorang penulis Indonesia pada Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2015 (termasuk 6 festival sastra terbaik di dunia). Karya tesisnya saat di UGM diganjar penghargaan Nusantara Academic Award 2019 dan Anugerah Sutasoma 2020.[2][3]

Latar belakang

Raedu Basha nama pena dari Badrus Shaleh. "Raedu" adalah nama panggilan kecilnya di Pulau Madura. Mendapatkan pendidikan antara lain di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, juga di Institute of Arabic Manuscripts, Arab League University, Cairo, Mesir. Kekhasan karyanya ditunjukkan dari upaya mengeksplorasi lokalitas dunia pesantren, pedesaan, dan pinggiran Indonesia, ke dalam karya sastra dan etnografi.[4][5][6][7][8][9] beberapa bukunya yang cukup dikenal publik ialah Hadrah Kiai (2017) dan Sastrawan Santri: Etnografi Sastra Pesantren (2020). Raedu diberi anugerah Santri of The Year 2022 Kategori Santri Inspiratif Bidang Seni dan Budaya di Gedung Nusantara DPR-MPR RI.[10] Pernah sebagai pengurus Lesbumi Jawa Timur, membawa agenda Muktamar Sastra 2018 dan Simposium Sastra Pesantren 2022 yang merumuskan sastra pesantren. Harian Kompas memprofilkannya di rubrik "sosok" edisi 5 Juli 2024 sebagai pemupuk literasi melalui batik kitab-kitab manuskrip peninggalan leluhur desa. Tinggal di Billapora, Sumenep.[11]

Buku Karya Raedu Basha

  • Matapangara (kumpulan sajak, Ganding Pustaka, Yogyakarta, 2014)
  • Hadrah Kiai (kumpulan sajak, Ganding Pustaka, Yogyakarta, 2017)
  • Ya'ahowu: Catatan Etnografis Nias (non fiksi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, 2018)
  • Sastrawan Santri: Etnografi Sastra Pesantren (non fiksi, Nusantara Academic Award, 2020)
  • Wisata Desa Billapora dalam Sajak (kumpulan sajak, Ganding Pustaka, 2021)
  • Hadrah Nyai (kumpulan sajak, Ganding Pustaka, 2022)
  • Meramu Bahagia (kumpulan puisi anak, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, 2025)
  • Sepucuk Surat Pada Selembar Daun Talas (kumpulan cerita pendek, Ganding Pustaka, 2026)

Penghargaan

Referensi

  1. ↑ writer, content (Oktober 5, 2017). "Buku Puisi "Hadrah Kiai" karya Raedu Basha, Pemenang Hari Puisi Indonesia 2017". Nusantara News. Diakses tanggal 5 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Nusantara Institut: Pengumuman Penerima “Nusantara Academic Award 2019”, diakses 24 Februari 2018
  3. ↑ Raedu Basha: Profil Raedu Basha[pranala nonaktif permanen], diakses 6 Mei 2015
  4. ↑ "Nusantara Institute".
  5. ↑ Sema RTV FKIP UNS Diarsipkan 2015-12-08 di Wayback Machine, diakses 6 Mei 2015
  6. ↑ LPM Arena: Negeri surga yang berhikayat, diakses 6 Mei 2015
  7. ↑ Bukabuku: Raedu Basha Diarsipkan 2015-12-08 di Wayback Machine, diakses 6 Mei 2015
  8. ↑ Online, NU. "'Hadrah Kiai': Ulama Nusantara dalam Syair Kontemporer | NU Online". nuonline (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2017-11-03.
  9. ↑ Basri, Abdul (22 Oktober 2021). Basri, Abdul (ed.). "Raedu Basha Eksplorasi Lokalitas dalam Sastra". JawaPos.com. Diakses tanggal 22 September 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ JawaPos.com (2022-10-30). "Santri of The Year 2022, Gus Muhamin Ajak Santri Berperan Aktif". JawaPos.com. Diakses tanggal 2022-12-14.
  11. ↑ [email protected], PT Kompas Media Nusantara. "ePaper Kompas". ePaper kompas.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-07-05.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan