Minggu, 18 Oktober 2026
13:53 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
RRI Surabaya

RRI Surabaya

Stasiun radio di Surabaya, Provinsi Jawa Timur

Bagikan:
RRI Surabaya
LPP RRI Stasiun Surabaya
250px-RRI_Surabaya_logo_2023.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KotaKota Surabaya, Jawa Timur
Wilayah siarSurabaya dan sekitarnya
Frekuensi
  • 99.2 FM (Pro 1)
  • 95.2 FM (Pro 2)
  • 92.5 FM & 107.5 FM (Pro 3)
  • 96.8 FM (Pro 4)
  • 91.7 FM (Pro 5)
  • 106.3 FM (Pro 6) Suara Dangdut
Mulai mengudara27 September 1945;81 tahun lalu (1945-09-27)
FormatLihat Radio Republik Indonesia#Radio
BahasaBahasa Indonesia
Bahasa Jawa
Otoritas perizinan
Kementerian Komunikasi dan Digital RI
JaringanRRI
PemilikLPP RRI
Situs webrri.co.id/surabaya

Radio Republik Indonesia Surabaya (RRI Surabaya) adalah stasiun radio milik LPP Radio Republik Indonesia di Kota Surabaya, Jawa Timur. Stasiun ini mengoperasikan lima stasiun radio FM serta dua studio produksi di Kediri dan Tuban. Mulai mengudara pada tanggal 27 September 1945, 16 hari setelah berdirinya RRI secara nasional,[1] RRI Surabaya berlokasi di Jalan Pemuda Nomor 82-90, Embong Kaliasin, Genteng, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur; gedungnya kini ditetapkan sebagai cagar budaya.[2]

Sejarah

250px-Monumen_RRI_Pemuda_%2830596794765%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Monumen pertempuran RRI Surabaya di depan Gedung RRI Surabaya

Cikal bakal RRI Surabaya adalah Chinese en Inheemse Radioluisteraars Vereniging Oost Java (CIRVO, "Himpunan Pendengar Radio Tionghoa dan Pribumi Jawa Timur"), sebuah radio swasta di masa Hindia Belanda yang tergabung dalam Perikatan Perkumpulan Radio Ketimuran (PPRK), yang kemudian menjadi cabang Surabaya dari Hōsō Kyōku (放送局, "Jawatan Radio"), radio yang beroperasi pada masa pendudukan Jepang di Nusantara.

Pasca dibacakannya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 di Jakarta, seluruh siaran di radio ini dibungkam oleh pihak Jepang sehingga penyiar tidak dapat menyiarkannya di Surabaya. Penyiar Hōsō Kyōku Sukanto Timur, bersama dengan Supeno, menerjemahkan naskah proklamasi ke bahasa Madura untuk kemudian disiarkan.[3] Gedung radio ini, yang berada di Jalan Simpang, kemudian diambil alih pada tanggal 27 September 1945 atau 16 hari setelah RRI lahir.[2] Menurut dokumen PPID LPP RRI, melalui Residen Soedirman, rakyat Surabaya "menghadiahkan Radio Surabaya kepada negara". Koran Soeara Rakjat yang terbit di tanggal tersebut menulis bahwa RRI Surabaya adalah instansi "yang pertama melakukan perebutan dari tangan Jepang."[3]

Selama tanggal 13-20 Oktober 1945, Sutomo melakukan pidato di RRI Surabaya. Pidato-pidatonya yang dinilai provokatif oleh pemerintah pusat membuatnya dicekal dari RRI; hal yang kemudian membuat Sutomo mendirikan radio pemberontak.[4]

Pada tanggal 28-30 Oktober 1945, gedung RRI Surabaya diserang oleh pasukan Gurkha dari Inggris di bawah Jenderal Aubertin Mallaby yang ingin merebutnya dalam rangka aksi Blok Sekutu mengembalikan kekuasaan Belanda di Indonesia. Roeslan Abdulgani dalam memoarnya menulis bahwa pada "28 Oktober jam 14.15 sepasukan tentara Gurkha sebanyak kira-kira 35 orang di bawah pimpinan seorang mayor bangsa Inggris dengan tidak terduga-duga sama sekali menduduki studio RRI di Simpang". Mereka meminta seluruh karyawan/angkasawan menghentikan siarannya dan meninggalkan gedung itu, kecuali Sukirman yang saat itu menjadi pemimpin umum, yang pada akhirnya dipaksa keluar dari gedung tersebut. Tak lama berselang, pertempuran antara tentara Inggris dengan rakyat Surabaya pecah dan mengakibatkan Gedung RRI Surabaya dibakar massa. "Banyak" rakyat Surabaya tewas pada pertempuran ini, sedangkan sebanyak 45 tentara Gurkha tewas di dalam gedung.[3][4] Peristiwa yang menjadi salah satu prolog Pertempuran Surabaya ini kemudian diabadikan dalam sebuah tugu yang berdiri di depan gedung RRI Surabaya saat ini.

Semasa perang kemerdekaan, pemancar RRI Surabaya sempat berpindah-pindah. Para karyawan sempat membawa peralatan teknik radio ke studio di kawasan Hotel 88 Surabaya di Jalan Embong Malang, kemudian ke Jalan Kayon 34 Surabaya. Setelah perang, RRI Surabaya tetap bersiaran di lokasi tersebut hingga gedungnya dibangun kembali di tahun 1956.[3]

Pada bulan Juli 2020, 60 pegawai RRI Surabaya diketahui terinfeksi penyakit COVID-19 di tengah pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Akibatnya, seluruh kegiatan siaran terpaksa dihentikan sementara.[5][6]

Stasiun

250px-RRI_Pro_1_Surabaya_2023_%28Alt%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-RRI_Pro_2_Surabaya_2023_%28Alt%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-RRI_Pro_4_Surabaya_2023_%28Alt%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-RRI_Pro_5_Surabaya_2023_%28Alt%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo programa siaran RRI Surabaya (selain RRI Pro 3).

RRI Surabaya saat ini menjalankan lima stasiun radio, salah satu di antaranya merelai RRI Programa 3. Stasiun-stasiun radio tersebut antara lain:

250px-RRI_Pro_1_Kediri_2023.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-RRI_Pro_1_Tuban_2023.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Stasiun Produksi yang berada dibawah satker RRI Surabaya.

RRI Surabaya merupakan salah satu dari tiga stasiun RRI yang menyelenggarakan siaran percobaan radio digital, selain RRI Jakarta dan RRI Bandung. Hingga tahun 2021, stasiun digital RRI Surabaya menyiarkan konten pendidikan dengan nama Suara Pendidikan mulai pukul 08.00-15.00 WIB.[7]

Disamping dari 5 programa yang dimiliki oleh RRI Surabaya, lembaga ini juga memiliki Studio Produksi di dua lokasi, yakni di Kabupaten Kediri dan Kabupaten Tuban dan satu Stasiun relay di Kabupaten Tulungagung. Di Kediri, RRI SP Kediri mengudara sejak tahun 2015[8] di frekuensi FM 100.2 MHz dan berlokasi di Jalan PB Soedirman Nomor 140 Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Di Tuban, RRI SP Tuban berdiri sejak tahun 2018 sebagai Stasiun relay dan mengalami peningkatan status pada tahun 2022 sebagai Studio Produksi.[9] RRI SP Tuban mengudara di frekuensi FM 87.9 MHz. Di Tulungagung, Pro 1 Surabaya direlay melalui frekuensi FM 104,7 MHz dan dipancarkan melalui tower milik Telkom Indonesia di Campurdarat.

Hingga tahun 2021, RRI Programa 4 Surabaya mengudara di frekuensi AM 585 kHz.[butuh rujukan]

Galeri logo

  • Logo RRI Surabaya (11 September 2004-11 September 2023)
    Logo RRI Surabaya (11 September 2004-11 September 2023)
  • Logo RRI Surabaya (11 September 2023-sekarang)
    Logo RRI Surabaya (11 September 2023-sekarang)

Ludruk

RRI Surabaya dikenal karena kelompok ludruk dan pementasannya, yang melahirkan sejumlah tokoh seperti Cak Kartolo, Cak Kancil, dan Cak Sidik.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "HUT ke-79, Ini Perjalanan Sejarah RRI Surabaya". LPP Radio Republik Indonesia. 10 September 2024. Diakses tanggal 30 September 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Gedung RRI Surabaya". Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya Kemendikbud RI. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-09-24. Diakses tanggal 24 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 4 "SEJARAH RRI SURABAYA MEREBUT KEMERDEKAAN". PPID LPP Radio Republik Indonesia. Diakses tanggal 24 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Suwarno, Budi. "RRI Surabaya yang Jadi Rebutan Sekutu dan Pejuang". rri.co.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-09-24. Diakses tanggal 24 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Salman, Ghinan. Belarminus, Robertus (ed.). "Virus Corona Serang 65 Pekerja Media dari Kantor TVRI, RRI, dan Metro TV Surabaya". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-11-14.
  6. ↑ Faizal, Achmad (13 Juli 2020). Purba, David Oliver (ed.). "60 Pegawai RRI Surabaya Positif Covid-19, Seluruh Aktivitas Siaran Dihentikan Sementara". Kompas.com. Kompas.com. Diakses tanggal 25 September 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Bustomi, Wahyu Zanuar (16 November 2021). "RRI Surabaya Punya Radio Digital yang Menawarkan Konten Edukasi". JawaPos.com. Diakses tanggal 24 September 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Sentra Pemerintahan Menjadi Target, SP Kediri Gandeng BPKAD". LPP Radio Republik Indonesia. 23 Januari 2024. Diakses tanggal 15 Oktober 2024.{{cite news}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 55
  9. ↑ "Peningkatan Status Stasiun Relay Tuban Gali Potensi Lokal". LPP Radio Republik Indonesia. 20 Oktober 2024. Diakses tanggal 15 Oktober 2024.

Pranala luar

Stasiun radio daerah RRI (daftar)
Daftar tidak termasuk Studio Produksi (SP)
Sumatera
Jawa
Bali dan Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Papua
Sebelumnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan