Kamis, 24 September 2026
02:38 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
R136a3

R136a3

bintang yang terletak di rasi bintang Dorado

R136a3
250px-The_young_cluster_R136.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
R136a3 adalah bintang terang di sebelah kanan bawah tengah.
Data pengamatan
Epos J2000      Ekuinoks J2000.0
Rasi bintang Dorado
Asensio rekta  05j 38m 42.33d[1]
Deklinasi  −69° 06′ 03.27″[1]
Magnitudo tampak (V) 12.97[1]
Ciri-ciri
Tahap evolusi Bintang Wolf–Rayet
Kelas spektrum WN5h[2]
Astrometri
Jarak163,000 tc
(49,970[3] pc)
Magnitudo mutlak (MV)−7.39[2]
Detail[2]
Massa180 M
Radius19[4] R
Luminositas3,800,000 L
Suhu53,000 K
Usia0.3 megatahun
Penamaan lain
RMC 136a3, BAT99 106
Referensi basis data
SIMBADdata

R136a3 adalah bintang Wolf–Rayet di R136, gugus bintang masif yang terletak di Konstelasi Dorado. Lokasinya berada dekat dengan bintang R136a1, bintang paling masif dan bercahaya yang diketahui. R136a3 sendiri adalah salah satu bintang paling masif dan paling bercahaya yang dikenal dengan 180 kali lebih masif dan 3,8 juta kali lebih bercahaya dari Matahari.

Nama resmi bintang tersebut adalah RMC 136a3, singkatan dari Radcliffe observatory, Magellanic Clouds, 136a3. Survei RMC mengidentifikasi objek bercahaya di Awan Magellan Besar dan salah satu yang paling terang adalah RMC 136. Sekarang biasanya disingkat menjadi R136, yang sekarang dikenal sebagai gugus terbuka padat yang sangat muda di inti kluster NGC 2070 di Nebula Tarantula. R136 akhirnya diselesaikan dan "bintang" paling terang di tengah disebut R136a. Hal ini kemudian dibagi menjadi beberapa komponen, salah satunya adalah R136a3.

Meskipun R136a3 memiliki tipe spektrum Wolf-Rayet yang didominasi oleh garis emisi helium dan nitrogen yang intens, biasanya menunjukkan bintang yang sangat berevolusi dan telah kehilangan lapisan luarnya, R136a3 sebenarnya adalah bintang yang sangat muda. Spektrum juga mencakup garis hidrogen dan analisis menunjukkan bintang tersebut masih terdiri dari 40% hidrogen di permukaan. Helium dan nitrogen di atmosfer bintang muda tersebut disebabkan oleh konveksi yang kuat karena inti masif dan fusi siklus CNO yang intens, yang selanjutnya ditingkatkan dengan pencampuran rotasi. Garis emisi dalam spektrum menunjukkan bahwa bintang ini telah kehilangan massanya dalam jumlah besar yang disebabkan oleh produk fusi di permukaan dan luminositas yang sangat tinggi.[5][6]

Referensi

  1. 1 2 3 Doran, E. I.; Crowther, P. A.; De Koter, A.; Evans, C. J.; McEvoy, C.; et al. (Oktober 2013). "The VLT-FLAMES Tarantula Survey. XI. A census of the hot luminous stars and their feedback in 30 Doradus". Astronomy & Astrophysics. 558. A134. arXiv:1308.3412. Bibcode:2013A&A...558A.134D. doi:10.1051/0004-6361/201321824.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Crowther, Paul A.; Caballero-Nieves, S. M.; Bostroem, K. A.; Maíz Apellániz, J.; Schneider, F. R. N.; et al. (Mei 2016). "The R136 star cluster dissected with Hubble Space Telescope/STIS. I. Far-ultraviolet spectroscopic census and the origin of He II λ1640 in young star clusters". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. 458 (1): 624–659. arXiv:1603.04994. Bibcode:2016MNRAS.458..624C. doi:10.1093/mnras/stw273.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Pietrzyński, G.; Graczyk, D.; Gieren, W.; Thompson, I. B.; Pilecki, B.; et al. (Maret 2013). "An eclipsing-binary distance to the Large Magellanic Cloud accurate to two per cent". Nature. 495 (7439): 76–79. arXiv:1303.2063. Bibcode:2013Natur.495...76P. doi:10.1038/nature11878. PMID 23467166.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Hainich, R.; Rühling, U.; Todt, H.; Oskinova, L. M.; Liermann, A.; et al. (Mei 2014). "The Wolf-Rayet stars in the Large Magellanic Cloud. A comprehensive analysis of the WN class". Astronomy & Astrophysics. 565. A27. arXiv:1401.5474. Bibcode:2014A&A...565A..27H. doi:10.1051/0004-6361/201322696.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Crowther, Paul A.; Caballero-Nieves, S. M.; Bostroem, K. A.; Apellániz, J. Maíz; Schneider, F. R. N.; Walborn, N. R.; Angus, C. R.; Brott, I.; Bonanos, A. (2016-02-05). "The R136 star cluster dissected withHubble Space Telescope/STIS. I. Far-ultraviolet spectroscopic census and the origin of He ii λ1640 in young star clusters". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. 458 (1): 624–659. doi:10.1093/mnras/stw273. ISSN 0035-8711.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  6. Yusof, Norhasliza; Abu Kassim, Hasan; Hirschi, Raphael; Crowther, Paul; Schnurr, Olivier; Parker, Richard; Goodwin, Simon (2011-07-06). "Life and Death of Very Massive Stars". Proceedings of 11th Symposium on Nuclei in the Cosmos — PoS(NIC XI). Trieste, Italy: Sissa Medialab. doi:10.22323/1.100.0136.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan