| Ceguk | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Rosidae |
| Ordo: | Myrtales |
| Famili: | Combretaceae |
| Genus: | Combretum |
| Spesies: | C. indicum |
| Nama binomial | |
| Combretum indicum (L.) DeFilipps | |
| Sinonim[1] | |
|
16 sinonim
| |
Ceguk (Combretum indicum) adalah perdu dengan akar yang merambat atau memanjang dengan panjang dari 2-8 m yang berasal dari Myanmar dan bisa ditemui di ketinggian 600 mdpl. Ceguk dikenal pula dengan nama melati belanda, dani, udani, wudani (Melayu), bidani (Sunda), kacekluk, kaceklik, ceguk, cekluk, wedani (Jawa), rabet dani (Madura), kunyi-rhabet, rhabet besi, sarandengan (Kangean), dan tikao (Bugis).[2]
Manfaat
Tumbuhan ini berkhasiat antitumor, ia juga berkhasiat askarisidal (ascaricidal) dan bekerja secara kompetitif dengan asam glutamat pada reseptor metabotropis glutamat, serta terkenal sebagai obat cacing. Hendaknya, jangan meminum ramuan ini bersamaan dengan teh, dikhawatirkan bisa cegukan.[2]
Galeri
Referensi
- ↑ "Combretum indicum (L.) DeFilipps". Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. 2024. Diakses tanggal 20 Mei 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2
Pranala luar
| Combretum indicum |
|
|---|---|
| Quisqualis indica |
|
Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |