Sabtu, 31 Oktober 2026
23:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Puteri dari Medan

film Indonesia

Bagikan:
Putri dari Medan
SutradaraSurjosumanto
Ditulis olehSurjosumanto
PemeranTitien Sumarni
Rd Ismail
S. Bono
Wahid Chan
Mien Sondakh
Boes Boestami
MS Derita
Lely Sulastri
Windarty
Masito Sitorus
Piet Pello
Zainal Abidin
Penata musikGRW Sinsu
SinematograferMax Tera
EditorSoemardjono
Durasi... menit
NegaraIndonesia

Putri dari Medan adalah film Indonesia yang yang dirilis pada tahun 1954 dengan disutradarai oleh Surjosumanto dan dibintangi antara lain oleh Titien Sumarni dan Rd Ismail.

Sinopsis

Gatot dan adik-adiknya, Brahim dan Saimun, mendirikan Gerakan Anti Kawin. Suatu waktu datang surat dari abang tertua mereka di Medan, meminta agar sudi mengasuh Tineke, anak tunggalnya. Tineke mengaku bernama Dinah, sedangkan Tineke yang disangka Gatot dan kawan-kawannya, anak kecil, belum dibawa karena sakit. Kedatangan Dinah, yang belakangan membawa pula kawan-kawan gadis, membuat goyah pertahanan mereka yang berniat akan membujang untuk selamanya itu.[1]

Referensi

  1. ↑ Putri dari Medan[pranala nonaktif permanen], diakses pada 11 Mei 2010

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan