មជ្ឈមណ្ឌលធនធានសោតទស្សន៍បុប្ផាណា | |
Gedung Pusat Bophana di Phnom Penh, 2022 | |
| Tanggal pendirian | 4 Desember 2006 (2006-12-04) |
|---|---|
| Pendiri | Rithy Panh dan Ieu Pannakar |
| Jenis | Organisasi nirlaba |
| Tujuan | Pelestarian arsip audiovisual, dokumentasi sejarah, pendidikan, dan pengembangan perfilman |
| Kantor pusat | Phnom Penh, Kamboja |
| Situs web | bophana.org |
Pusat Bophana (bahasa Inggris:Bophana Center), secara resmi dikenal sebagai Bophana Audiovisual Resource Center, adalah lembaga kearsipan audiovisual nirlaba yang berlokasi di Phnom Penh, Kamboja. Lembaga ini didirikan pada 4 Desember 2006 oleh sutradara Rithy Panh dan pembuat film Ieu Pannakar. Kegiatan utamanya mencakup pengumpulan, pelestarian, digitalisasi, dan penyediaan akses publik terhadap dokumentasi audiovisual yang berkaitan dengan sejarah dan kebudayaan Kamboja.[1]
Pusat Bophana didirikan sebagai tanggapan terhadap hilangnya sebagian besar warisan audiovisual Kamboja akibat konflik bersenjata dan pemerintahan Khmer Merah. Selain mengelola koleksi arsip, lembaga ini menyelenggarakan kegiatan pendidikan, pemutaran film, pameran, serta pelatihan bagi generasi muda dalam bidang produksi audiovisual dan dokumentasi kebudayaan.[2]
Sejarah
Gagasan pembentukan Pusat Bophana bermula pada dekade 1990-an, ketika Rithy Panh dan Ieu Pannakar menyadari bahwa sebagian besar peninggalan audiovisual Kamboja berada dalam kondisi terancam. Banyak film, rekaman suara, dan dokumentasi sejarah yang hilang atau mengalami kerusakan setelah beberapa dasawarsa konflik politik dan perang.[3]
Pada masa pemerintahan Khmer Merah antara 1975 dan 1979, industri perfilman dan kehidupan kesenian Kamboja mengalami kehancuran besar. Banyak seniman menjadi korban kekerasan, sementara sejumlah karya film dan dokumentasi kebudayaan musnah. Hilangnya sumber audiovisual tersebut menyulitkan upaya merekonstruksi sejarah kehidupan masyarakat Kamboja sebelum dan selama periode tersebut.[4]
Rithy Panh, yang selamat dari kekerasan Khmer Merah dan kemudian menjadi pembuat film dokumenter, menganggap dokumentasi audiovisual sebagai sarana penting untuk mempertahankan ingatan sejarah. Bersama Ieu Pannakar, ia mengembangkan gagasan pembentukan sebuah lembaga yang memungkinkan masyarakat mengakses kembali warisan audiovisual negaranya.[1]
Gagasan tersebut akhirnya terwujud melalui pembukaan Pusat Bophana pada 4 Desember 2006. Lembaga ini menempati sebuah bangunan dari dekade 1960-an di pusat Phnom Penh yang telah dipugar untuk mendukung kegiatan penyimpanan arsip, penelitian, dan pemutaran film.[5]
Nama Bophana diambil dari seorang perempuan Kamboja yang menjadi korban pemerintahan Khmer Merah. Kisahnya dikenal melalui surat-surat yang ditulis kepada suaminya sebelum keduanya menjadi korban kekerasan. Pemilihan nama tersebut mencerminkan tujuan lembaga untuk menjaga ingatan terhadap individu dan masyarakat yang terdampak oleh sejarah kekerasan di Kamboja.[2]
Koleksi dan pengelolaan arsip

Pusat Bophana mengumpulkan berbagai jenis dokumentasi audiovisual yang berkaitan dengan sejarah, kehidupan masyarakat, dan kebudayaan Kamboja. Koleksinya meliputi film, rekaman televisi, dokumentasi berita, fotografi, rekaman suara, serta berbagai karya audiovisual yang berasal dari lembaga maupun perorangan.[1]
Sebagian koleksi tersebut merupakan dokumentasi yang sebelumnya tersimpan di luar negeri. Pengumpulan arsip dilakukan dengan menghimpun bahan dari berbagai sumber sehingga materi sejarah Kamboja yang tersebar dapat ditemukan dan dipelajari kembali oleh masyarakat.[2]
Salah satu perhatian utama lembaga adalah penyelamatan materi audiovisual dari kerusakan fisik. Rekaman yang tersimpan dalam media lama rentan mengalami penurunan kualitas akibat usia, kondisi lingkungan, dan keterbatasan fasilitas penyimpanan. Karena itu, kegiatan preservasi dan digitalisasi diperlukan untuk mempertahankan informasi yang terkandung di dalamnya.[4]
Pusat Bophana juga menyediakan fasilitas bagi pengunjung untuk mempelajari koleksi dalam bentuk digital. Akses terhadap dokumentasi sejarah menjadi bagian penting dari tujuan lembaga, khususnya bagi peneliti, pelajar, pembuat film, dan masyarakat yang ingin memahami sejarah Kamboja.[5]
Melalui pengelolaan koleksi tersebut, arsip tidak hanya diperlakukan sebagai benda yang harus disimpan, tetapi juga sebagai sumber yang dapat digunakan untuk penelitian, pendidikan, dan penciptaan karya baru.[5]
Pendidikan dan kegiatan kebudayaan
Selain melakukan pelestarian arsip, Pusat Bophana menyelenggarakan berbagai kegiatan pendidikan audiovisual. Kegiatan tersebut mencakup pelatihan produksi film, pembuatan dokumenter, penggunaan teknologi multimedia, dan pengembangan keterampilan bagi generasi muda Kamboja.[2]
Lembaga ini juga menyelenggarakan pemutaran film, pameran, diskusi, serta kegiatan yang menghubungkan arsip sejarah dengan perkembangan kebudayaan kontemporer. Pendekatan tersebut memungkinkan koleksi audiovisual digunakan sebagai bahan pembelajaran dan sumber inspirasi bagi seniman maupun pembuat film.[5]
Perkembangan Pusat Bophana dari lembaga pengarsipan menjadi pusat pendidikan film turut menjadi perhatian dalam kajian mengenai perfilman kontemporer Kamboja. Kegiatan pelatihan dan produksi audiovisualnya dianggap berkontribusi terhadap munculnya generasi baru pembuat film yang mengangkat persoalan sosial serta sejarah masyarakat.[6]
Kerja sama dengan UNESCO dan Wikimedia
Salah satu kegiatan Pusat Bophana dalam bidang pengarsipan berbasis komunitas adalah proyek Building Indigenous Audiovisual Archives through Wiki Tools in Cambodia. Proyek ini dilaksanakan bersama UNESCO dari Juli 2021 hingga Juni 2022 dengan dukungan pendanaan Wikimedia Foundation.[7]
Program tersebut bertujuan mendukung pelestarian bahasa, pengetahuan tradisional, dan kebudayaan masyarakat adat di Provinsi Ratanakiri, Kamboja. Para peserta dilatih untuk mendokumentasikan kehidupan komunitas melalui fotografi, perekaman audiovisual, dan pembuatan film dokumenter.[7]
Pada Februari 2022, UNESCO dan Pusat Bophana menyelenggarakan pelatihan penggunaan perangkat Wikimedia bagi pemuda dari komunitas Brao, Jarai, Kachok, Kreung, dan Tampuan. Peserta mempelajari cara mengunggah dokumentasi audiovisual ke Wikimedia Commons serta berkontribusi dalam pengembangan artikel Wikipedia.[8]
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 24 pemuda dari lima komunitas adat mengikuti pelatihan penggunaan platform Wikimedia. Sebanyak 69 dokumen audiovisual, yang terdiri atas 47 foto dan 22 video, diunggah selama proyek berlangsung. Dokumentasi tersebut mencakup pengetahuan, tradisi, bahasa, dan kehidupan masyarakat adat Kamboja.[8]

Kegiatan ini memungkinkan masyarakat adat berpartisipasi langsung dalam pembuatan arsip mengenai kebudayaan mereka sendiri. Dokumentasi yang dihasilkan tersedia melalui Wikimedia Commons sehingga dapat digunakan sebagai bahan pendidikan, penelitian, dan pengembangan pengetahuan secara terbuka.[7]
Dokumentasi masyarakat adat
Pada 2023, Pusat Bophana bekerja sama dengan Cambodia Indigenous Peoples Organization dalam penyelenggaraan pameran foto dan video bertajuk Indigenous Life and Culture. Pameran tersebut memperkenalkan kehidupan sehari-hari, tradisi, dan pengalaman masyarakat adat dari sejumlah komunitas di Kamboja.[9]
Sebanyak 31 film dokumenter diproduksi oleh 24 peserta muda dari Provinsi Mondulkiri dan Ratanakiri. Film-film tersebut memuat berbagai pengalaman masyarakat adat, termasuk persoalan sosial dan upaya mempertahankan tradisi budaya.[9]
Melalui kegiatan tersebut, dokumentasi audiovisual berfungsi sebagai sarana bagi komunitas untuk menyampaikan pengalaman dan pengetahuan dari sudut pandang mereka sendiri. Materi yang dihasilkan juga menjadi sumber arsip bagi generasi berikutnya.[9]
Peran dalam pelestarian sejarah Kamboja
Pusat Bophana merupakan salah satu lembaga yang berperan dalam upaya mempertahankan warisan audiovisual Kamboja setelah periode konflik dan kekerasan politik. Koleksinya memberikan akses terhadap dokumentasi kehidupan masyarakat, perkembangan kesenian, serta peristiwa sejarah yang sebelumnya sulit ditemukan dalam bentuk audiovisual.[1]
Dalam kajian mengenai karya-karya Rithy Panh, Pusat Bophana dipandang sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk membangun kembali ingatan sejarah masyarakat Kamboja. Pendekatan tersebut menghubungkan kegiatan pengarsipan dengan penciptaan film, penelitian, pendidikan, dan keterlibatan publik.[5]
Kerja sama dengan lembaga pendidikan dan kebudayaan, termasuk Universitas Washington, juga memperluas peran Pusat Bophana sebagai tempat penelitian dan pelatihan. Pada 2020, universitas tersebut memperkenalkan Pusat Bophana sebagai salah satu mitra kelembagaannya dalam kegiatan penelitian arsip, bahasa, dan pendidikan Asia Tenggara.[2]
Lihat pula
Referensi
- 1 2 3 4 Loden, Frako (2014-11-19). "Rithy Panh on Film Preservation and the Importance of Memory". International Documentary Association (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-11-02.
- 1 2 3 4 5 "Introducing UW's LuceSEA Institutional Partners in Cambodia". Center for Southeast Asia and its Diasporas (dalam bahasa Inggris). University of Washington. 2020-10-16. Diakses tanggal 2026-11-02.
- ↑ "Our History". Bophana Audiovisual Resource Center (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-11-02.
- 1 2 "Bophana". ACMI (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-11-02.
- 1 2 3 4 5 Barnes, Leslie (2016-08-01). "'The Image of a Quest': The Visual Archives of Rithy Panh". Australian Humanities Review (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-11-02.
- ↑ "Contemporary Cinema of Cambodia: Bophana Center and Independent Filmmaking". Center for Khmer Studies (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-11-02.
- 1 2 3 "Building Indigenous Audiovisual Archives through Wiki Tools in Cambodia". Culture in Crisis (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-11-02.
- 1 2 "Indigenous youth in Cambodia make information history at UNESCO training in building audiovisual archives with wiki tools". Diff (dalam bahasa Inggris). Wikimedia Foundation. 2022-03-22. Diakses tanggal 2026-11-02.
- 1 2 3 Phoeng, Saophorn (2023-07-27). "Indigenous life and culture: A photo exhibition by Bophana Center". Voice (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-11-02.