Jumat, 30 Oktober 2026
14:04 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pusaran Pasifik Selatan

Pusaran Pasifik Selatan

Bagikan:
250px-South_Pacific_Gyre.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pusaran Pasifik Selatan

Pusaran Pasifik Selatan adalah bagian dari sistem arus samudra dunia. Arus ini berbatasan dengan khatulistiwa di utara, Australia di barat, Arus Lingkar Kutub Antarktika di selatan, dan Amerika Selatan di timur.[1] Di tengah pusaran ini terdapat tempat yang paling terpencil dari daratan Bumi dan lautan produktif dan diakui sebagai gurun laut terbesar di dunia.[2] Seperti empat pusaran lainnya, pusaran ini memiliki kandungan plastik pelagik, limbah kimia, dan sampah lainnya yang dikenal dengan nama kawasan sampah Pasifik Selatan.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Lovell, Clare. "Anybody home? Little response in Pacific floor." The America's Intelligence Wire 22 June 2009: n. pag. Web. 17 Oct. 2009.
  2. ↑ D'Hondt, Steven; et al. (Juli 2009). "Subseafloor Sediment In South Pacific Gyre One Of Least Inhabited Places On Earth". Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. 106: 11651–11656. doi:10.1073/pnas.0811793106.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Inc., Pelmorex Weather Networks. "South Pacific Ocean Gyre Holds Massive Garbage Patch." The Weather Network. N.p., n.d. Web. 14 Aug. 2017. <https://www.theweathernetwork.com/news/articles/ocean-pacific-gyre-pollution-garbage-patch/84565>.
Arus
Samudra Arktik
Samudra Atlantik
Samudra Hindia
Samudra Pasifik
Samudra Selatan
Pusaran
Pusaran besar
Pusaran lain
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan