Kamis, 29 Oktober 2026
00:47 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Arus Kuroshio

Arus Kuroshio

Bagikan:
"Kuroshio" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Kuroshio (disambiguasi).
330px-Oceanic_gyres.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arus Kuroshio ada di sisi barat dari pusaran laut Pasifik utara searah jarum jam.
250px-Japan%27s_ocean_currents.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
The ocean currents surrounding the Japanese archipelago: 1. Kuroshio 2. Perpanjangan Kuroshio 3. Arus balik Kuroshio 4. Arus Tsushima 5. Arus Tsugaru 6. Arus Sōya 7. Oyashio 8. Arus Liman

Kuroshio (黒潮, [, "くろしお"] Galat: {{Transliteration}}: transliteration text not Latin script (pos 4: く) (bantuan), [kɯɾoɕio] "Pasang Hitam", "Arus Jepang") adalah sebuah arus laut yang berada di sekitar perairan Jepang dan Asia Tenggara. Arus ini berasal dari perairan Asia Tenggara dan bergerak ke utara menuju perairan Jepang di bagian sebelah barat Samudera Pasifik utara. Arus ini akan bertemu dengan arus Oyashio yang lebih dingin di lepas pantai laut Jepang. Kuroshio memiliki karakteristik yang mirip seperti Gelombang Teluk di utara Atlantik dan merupakan bagian dari pusaran laut Pasifik utara. Layaknya Gelombang Teluk, Kuroshio adalah sebuah arus air laut bagian barat yang kuat.

Pertemuan antara arus Kuroshio dan Oyashio ini merupakan salah satu alasan mengapa perairan Jepang memiliki industri perikanan yang cukup berkembang. Pertemuan kedua arus ini akan menghasilkan pusaran dan kondisi lingkungan maritim mendorong pertumbuhan ikan serta hewan-hewan laut lainnya di daerah tersebut.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan