Rabu, 23 September 2026
04:50 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Punycode

Terjemahkan ke bahasa Indonesia
Artikel ini perlu diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Artikel ini ditulis atau diterjemahkan secara buruk dari Wikipedia bahasa selain Indonesia. Jika halaman ini ditujukan untuk komunitas berbahasa tersebut, halaman itu harus dikontribusikan ke Wikipedia bahasa tersebut. Lihat daftar bahasa Wikipedia. Artikel yang sama sekali tidak diterjemahkan dapat dihapus secara cepat sesuai kriteria A2.

Jika Anda ingin memeriksa artikel ini, Anda boleh menggunakan mesin penerjemah. Namun ingat, mohon tidak menyalin hasil terjemahan tersebut ke artikel, karena umumnya merupakan terjemahan berkualitas rendah.

Dalam komputasi, Punycode adalah sebuah perwujudan dari sintaks pengkodean umum (Bootstring), dengan karakter Unicode diubah dengan unik dan dapat dikembalikan, ke dalam himpunan karakter yang lebih kecil dan ketat.

Punycode ditujukan untuk pengkodean label dalam kerangka kerja Internationalized Domain Names in Applications (IDNA), sedemikian hingga nama domain tersebut dapat direpresentasikan dalam himpunan karakter ASCII yang diperbolehkan dalam sistem penamaan domain dari Internet. Sintaks pengkodean didefinisikan dalam dokumen IETF RFC 3492.[1]

Metodologi IDNA mengkodekan hanya label komponen nama domain dengan prosedur yang disebut ToASCII. Prosedur ToUnicode mengartikan kode label DNS ke dalam representasi Unicode.

Prosedur pengkodean

Bagian ini menunjukkan langkah-langkah untuk pengkodean Punycode, menggunakan contoh string "bücher" (bahasa Jerman untuk buku), yang diterjemahkan menjadi label "bcher-kva".

Pemisahan karakter ASCII

Pertama, semua karakter dasar (ASCII) dalam string disalin langsung dari input ke output, melewatkan karakter lainnya (misalnya, "bücher" → "bcher"). Jika satu atau lebih karakter dasar disalin, sebuah tanda hubung (hyphen) ASCII ditambahkan ke dalam output berikutnya (misalnya, "bücher" → "bcher-"). Karena ini adalah sebuah karakter dasar, maka tanda hubung mungkin akan masih tampil dalam string sebelum karakter tambahan ini, tetapi penambahan tidak akan membuat ambiguitas—tidak ada bagian selanjutnya dari proses pengkodean ini yang memperkenalkan "-" yang lain, maka "-" terakhir (bila ada) selalu merupakan tanda hubung yang menandakan akhir karakter dasar.

Pengkodean pada penambahan karakter bukan ASCII sebagai nomor kode

Bagian berikutnya dari proses pengkodean, pertama memerlukan pemahaman tentang pemecahan kode, yang merupakan finite-state machine dengan dua variabel, i dan n. i adalah indeks di dalam string yang bernilai dari nol (menggambarkan kemungkinan penambahan pada awal) sampai dengan panjang saat ini dari string yang telah ditambahkan (menggambarkan kemungkinan penambahan pada akhir).

i dimulai dari nol, sedangkan n dimulai dari 128 (poin kode pertama yang bukan ASCII). Progress dari state merupakan fungsi monotonik. Perubahan state dengan cara menambahkan dengan i secara berulang, atau jika i telah berada dalam maksimumnya, dengan me-reset i menjadi nol dan menambahkan berulang dengan n. Pada setiap perubahan state, poin kode yang disimbolkan dengan n dapat ditambahkan atau dapat tidak ditambahkan.

Nomor kode yang diciptakan oleh pengkode menggambarkan berapa banyaknya kemungkinan pengembali kode harus melewatkan sebelum melakukan penyisipan. "ü" memiliki poin kode 252.

Mengkodekan kembali nomor kode sebagai urutan ASCII

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.

Punycode dirancang untuk bekerja pada seluruh skrip, dan untuk mengoptimisasi dirinya sendiri dengan cara mencoba menyesuaikan dengan jangkauan himpunan karakter di dalam string yang beroperasi. Punycode dioptimisasikan untuk kasus string yang terdiri dari nol atau lebih karakter ASCII dan dalam karakter tambahan dari hanya satu sistem skrip, namum dapat menangani segala jenis string Unicode. Perlu dicatat bahwa untuk penggunaan DNS, string nama domain dianggap telah dinormalisasi menggunakan Nameprep dan (untuk ranah Internet tingkat teratas) disaring sebelum dilakukan punycode, dan bahwa protokol DNS menetapkan batas panjang yang dapat diterima dari string Punycode output.

Lihat pula

Referensi

  1. RFC 3492, Punycode: A Bootstring encoding of Unicode for Internationalized Domain Names in Applications (IDNA), A. Costello, The Internet Society (Maret 2003)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan