Selasa, 03 November 2026
00:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Provinsi Punjab (India Britania)

Provinsi Punjab (India Britania)

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang kawasan bersejarah di India Britania. Untuk untuk kegunaan lain dari nama tersebut, lihat Punjab (disambiguasi).
Provinsi Punjab
ਪੰਜਾਬ
पंजाब
پنجاب
Provinsi
2 April 1849–1947
Coat of arms of Punjab
Coat of arms
250px-Punjab_1909.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Punjab Britania tahun 1909
250px-British_Punjab_1909.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ibu kotaLahore
* Murree 1873–1875 (waktu perkembangan)
* Shimla 1876–1947 (waktu perkembangan)
Sejarah
Pemerintahan
 • MottoCrescat e Fluviis
"Let it grow from the rivers"
Era sejarahImperialisme Baru
• Didirikan
2 April 1849
• Pemisahan India
14–15 Agustus 1947
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Sikh
Punjab, India
Punjab Barat
Sekarang bagian dari India
 Pakistan

Punjab, juga dieja Panjab, adalah sebuah provinsi di India Britania. Sebagian besar Wilayah Punjab dianeksasi oleh East India Company pada tahun 1849, dan merupakan salah satu daerah terakhir di Subbenua India yang berada di bawah kendali Britania Raya. Pada tahun 1858, Punjab, bersama dengan sisa India Britania, berada di bawah pemerintahan langsung mahkota Britania Raya. Provinsi ini terdiri dari lima divisi administratif, Delhi, Jullundur, Lahore, Multan dan Rawalpindi dan sejumlah wilayah kerajaan.[1] Pada tahun 1947, Pemisahan India menyebabkan provinsi ini dibagi menjadi Punjab Timur dan Punjab Barat, di Uni India dan Dominion Pakistan yang masing-masing baru dibentuk.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Punjab province of British India". 1911 Encyclopaedia Britannica.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan