Selasa, 20 Oktober 2026
04:38 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Orang Punik

Orang Punik

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang orang Punik. Untuk bahasa Punik, lihat Bahasa Punik. Untuk peradaban, lihat Kartago Kuno.
250px-Terracota_orante_p%C3%BAnica_Ibiza_%28M.A.N.%29_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung orang Punik sedang berdoa, sekitar abad ke-3 SM

Punik atau Kartago adalah sekumpulan suku bangsa di Mediterania Barat yang berlatar belakang belasteran Berber dan Fenisia. Mereka meliputi para penduduk Kartago Kuno (sekarang Tunis), serta orang-orang yang memiliki pemukiman dengan pemimpin Kartago lainnya di Afrika Utara, barat Sisilia, selatan Sardinia, Malta, Ebusus, dan selatan Spanyol. Bahasa mereka, Punik, adalah sebuah dialek bahasa Foenisia.[1]

Catatan

  1. ↑ Christopher S. Mackay (2004). Ancient Rome: A Military and Political History. Cambridge University Press. hlm. 61. ISBN 978-0-521-80918-4.

Referensi

  • B. H. Warmington, Carthage (2d ed. 1969)
  • Dridi, Hédi (2019). "Early Carthage: from its foundation to the battle of Himera (ca. 814–480 bce)". Dalam Doak, Brian R.; López-Ruiz, Carolina (ed.). The Oxford Handbook of the Phoenician and Punic Mediterranean. Oxford University Press. hlm. 141–152. ISBN 9780190499341.
  • T. A. Dorey and D. R. Dudley, Rome against Carthage (1971)
  • N. Davis, Carthage and Her Remains (1985).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan