Rabu, 07 Oktober 2026
04:03 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Puncak saraf

Puncak saraf

Bagikan:
Puncak saraf
330px-Neural_crest.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembentukan puncak saraf selama proses neurulasi. Puncak saraf merupakan bagian pertama yang terinduksi di sisi piringan saraf. Setelah tabung saraf tertutup, puncak saraf mengalami delaminasi dari daerah antara tabung saraf bagian belakang dan lapisan ektoderm, dan akan berpindah ke daerah perifer.
Pengidentifikasi
MeSHD009432
TEsaraf_by_E5.0.2.1.0.0.2 E5.0.2.1.0.0.2
FMA86666
Daftar istilah anatomi

Puncak saraf adalah kelompok sel yang bersifat sementara dan berasal dari tulang belakang yang terbentuk dari lapisan sel ektodermis embrionik dan kemudian akan melahirkan sel-sel yang berbeda termasuk melanosit, tulang dan kartilago bagian kraniofasial, otot polos, serta neuron dan glia enterik dan perifer.[1][2]

Setelah gastrulasi, sel puncak saraf hanya akan ditemukan di batas antara piringan saraf dan ektodermis nonneural. Selama proses neurulasi, batas piringan saraf atau disebut juga lipatan saraf, akan berkumpul di daerah tengah belakang untuk membentuk tabung saraf.[3] Setelahnya, sel puncak saraf dari atap tabung saraf akan mengalami transisi epitelial menjadi mesenkimal, dan mengalami delaminasi dari neuroepitelium dan pindah ke daerah perifer, tempat mereka akan mengalami difrensiasi menjadi berbagai jenis sel.[1] Peranan puncak saraf sangat penting dalam evolusi vertebrata.[4]

Perkembangan puncak saraf diregulasi oleh gen yang di dalamnya terjadi interaksi sinyal, faktor transkripsi, dan gen efektor yang memberi karakteristik sel seperti kemampuan untuk bermigrasi dan potensinya.[5] Pemahaman mekanisme molekuler pembentukan puncak saraf sangat penting untuk memahami penyakit pada manusia karena puncak saraf menghasilkan banyak jenis sel. Kelainan pada perkembangan puncak saraf dapat menyebabkan neurokristopati, yang meliputi kondisi displasia frontonasal, sindrom Waardenburg–Shah dan sindrom DiGeorge.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Huang, X.; Saint-Jeannet, J.P. (2004). "Induction of the neural crest and the opportunities of life on the edge". Dev. Biol. 275 (1): 1–11. doi:10.1016/j.ydbio.2004.07.033. PMID 15464568.
  2. ↑ Shakhova, Olga; Sommer, Lukas (2008). "Neural crest-derived stem cells". StemBook. Harvard Stem Cell Institute. doi:10.3824/stembook.1.51.1. PMID 20614636. Diakses tanggal 27 Desember 2019.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Brooker, R.J. 2014, Biology, 3rd edn, McGraw-Hill, New York, NY, 1084
  4. ↑ Meulemans, D.; Bronner-Fraser, M. (2004). "Gene-regulatory interactions in neural crest evolution and development". Dev Cell. 7 (3): 291–9. doi:10.1016/j.devcel.2004.08.007. PMID 15363405.
  5. ↑ Sauka-Spengler, T.; Meulemans, D.; Jones, M.; Bronner-Fraser, M. (2007). "Ancient evolutionary origin of the neural crest gene regulatory network". Dev Cell. 13 (3): 405–20. doi:10.1016/j.devcel.2007.08.005. PMID 17765683.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan