Senin, 05 Oktober 2026
02:16 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Pulsar

Pulsar

Bintang

Bagikan:
250px-Pulsar_schematic.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pulsar

Pulsar (lakuran dari Pulsating Radio Sources)[1] adalah bintang neutron yang berotasi dengan cepat, yang merupakan sisa yang tertinggal dari kematian sebuah bintang masif. para astronom telah mengkatalogkan sekitar 1.800 pulsar. Kebanyakan diataranya memancarkan denyut dalam gelombang radio tetapi ada juga yang melepaskan energi dalam bentuk lain seperti cahaya kasatmata dan sinar-x.[2] Pulsar bisa menangkap elektron yang terlepas ketika inti bintang runtuh. Elektron menghasilkan gelombang radio yang tersalur keluar oleh medan magnet bintang menjadi pancaran radiasi.

Sejarah penemuan

Pada 1967 ahli astronomi Jocelyn Bell Burnell, yang kemudian bekerja di Universitas Campbridge di Inggris, menemukan sinyal radio aneh dan berasal dari luar angkasa yang berdenyut tiap detik. Ia menamainya LGM-1 (ini adalah kependekan dari "little green man/orang hijau kecil"). Para astronom tak tahu apa penyebabnya. Saat itu belum pernah terdeteksi sinyal radio yang sedemikian teratur di Galaksi Bimasakti. Tak lama setelah itu seorang ilmuwan menghitung bahwa bintang neutron yang berputar bisa menciptakan denyut sinyal radio.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Definition of PULSAR". www.merriam-webster.com.
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-08-04. Diakses tanggal 2009-07-21.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pulsars.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bintang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan