Senin, 12 Oktober 2026
06:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Pulau Schmidt

Pulau Schmidt

Bagikan:
250px-Schmidt_Island_2020-07-17_Sentinel-2_L2A_Highlight_Optimized_Natural_Color.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penampakan pulau Schmidt pada Juli 2020.

Pulau Schmidt adalah salah satu pulau dalam kepulauan Severnaya Zemlya pada kawasan Lingkar Arktik di bagian paling utara Rusia. Luas pulau Schmidt adalah 290 mil2 atau 754 km2. Pulau Schmidt dinamai dari nama Otto Schmidt yang menjabat sebagai Direktur Institut Arktik Leningrad selama masa pemetaan dan penamaan pulau-pulau milik Uni Soviet di sekitar kepulauan Nordenskiöld. Daratan di pulau Schmidt diitutupi oleh tudung es.

Lokasi dan penamaan

250px-Schmidt_Island.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pulau Schmidt (hijau) di kepulauan Severnaya Zemlya (hijau pastel).

Pulau Schmidt merupakan salah satu pulau yang terletak di kepulauan Severnaya Zemlya pada perairan laut Kara dalam kawasan samudra Arktik. Lokasi pulau Schmidt merupakan bagian dari kepulauan Severnaya Zemlya, Rusia.[1] Pulau Schmidt pertama kali diketahui keberadaannya pada tahun 1930.[2] Titik koordinat dari pulau Schmidt adalah 81°10' Lintang Utara dan 91°00' Bujur Timur. Letak pulau Schmidt berada paling ujung utara dari wilayah Rusia. Luas pulau Schmidt adalah 290 mil2 atau 754 km2.[1]

250px-Otto_Schmidt_1936.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Otto Schmidt pada tahun 1936.

Pulau Schmidt merupakan salah satu pulau milik Rusia di Lingkar Arktik yang dinamai dengan nama dari salah satu ilmuwan terkemuka dari masa Uni Soviet.[3] Nama pulau Schmidt diperoleh dari nama seorang ilmuwan Uni Soviet yaitu Otto Schmidt. Ia merupakan seorang profesor yang menjabat sebagai direktur bagi Institut Arktik Leningrad ketika diadakan pemetaan dan penamaan terhadap pulau-pulau di sekitar kepulauan Nordenskiöld.[4]

Kondisi geografi

250px-Schmidt-Insel_2_2014-09-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penampakan tudung es yang menutupi pulau Schmidt.

Daratan di pulau Schmidt diitutupi oleh tudung es. Tutupan tudung es di pulau Schmidt termasuk salah satu yang terluas di antara tudung es yang terbentuk di kawasan Eurasia. Tudung es pada pulau Schmidt turun ke laut sehingga membentuk tebing es di pulau Schmidt.[5]

Referensi

  1. 1 2 Cohen, Saul Bernard, ed. (2008). The Columbia Gazetteer of the World Volume 1: A to G (dalam bahasa Inggris) (Edisi ke-2). Kota New York: Columbia University Press. hlm. 3558. ISBN 978-0-231-14554-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Зубов, Н.Н. (1940). В центр Арктики. Moskow: Books on Demand. hlm. 63.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Tynkkynen, V-P., dkk., ed. (2018). Russia's Far North: The Contested Energy Frontier (dalam bahasa Inggris). Oxon dan New York: Routledge. hlm. 32. ISBN 978-1-315-12177-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Vizetelly, Frank Horace, ed. (1937). The New International Year Book: A Compendium of the World's Progress for the Year 1936 (dalam bahasa Inggris). New York: Dodd, Mead and Company. hlm. 619.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Khublaryan, Martin Gaykovich (ed.). Types and Properties of Water - Volume I (dalam bahasa Inggris). Oxford: EOLSS Publisher. hlm. 143. ISBN 978-1-90583-922-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan