Sabtu, 17 Oktober 2026
14:49 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pulau Rottnest

Pulau Rottnest

pulau di Australia

Bagikan:
Pulau Rottnest
Australia Barat
330px-Rottnest_Island.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pulau Rottnest dari langit
Jumlah penduduk114 (Sensus Australia 2011; jumlah pengunjung mencapai 15.000 pada puncak musim liburan)[1][2]
 • Kepadatan6,00/km2 (15,5/sq mi)
Didirikan1830-an
Kode pos6161
Ketinggian46 m (151 ft)
Luas19 km2 (7,3 sq mi)
Zona waktuAWST (UTC+8)
Letak19 km (12 mi) sebelah W Fremantle
LGACagar kelas-A yang diurus oleh Rottnest Island Authority
Daerah pemilihan negara bagianFremantle
Divisi FederalFremantle
Suhu maks rata-rata Suhu min rata-rata Curah hujan tahunan
21.5 °C
71 °F
14.9 °C
59 °F
702,3 mm
27,6 in

Pulau Rottnest (disebut Wadjemup oleh suku Noongar) adalah sebuah pulau yang terletak di pesisir Australia Barat, sekitar 18 km di sebelah barat Fremantle. Pulau berpasir yang terbentuk di atas landasan batu kapur eolianit ini merupakan cagar alam kelas-A, atau dalam kata lain cagar yang mendapat perlindungan paling tinggi. Pulau ini bersama dengan Pulau Garden merupakan sisa bubungan pasir dari masa Pleistosen.[3]

Pulau dengan luas sebesar 19 km2 ini merupakan tujuan wisata yang populer. Kapal feri menghubungkan pulau ini dengan kota Perth setiap harinya. Jumlah populasi permanen di Pulau Rottnest tercatat sebesar 100 jiwa, tetapi jumlah pengunjung tahunan dapat mencapai 500.000 orang .

Pulau ini dikenal sebagai habitat quokka, yaitu spesies marsupial yang jarang ditemukan di tempat lain. Pulau ini juga menjadi tempat tinggal singa laut. Selain itu, spesies burung asli dan yang dibawa ke pulau ini bersarang di dekat danau garam dangkal di pedalaman pulau. Ditambah lagi pulau ini memiliki tiga spesies pohon endemik, seperti pohon pinus Pulau Rottnest.

Sejarah

Pulau ini terpisah dari daratan Australia sekitar 7.000 tahun yang lalu akibat kenaikan permukaan laut. Artefak-artefak yang berasal dari masa sekitar 30.000 tahun yang lalu telah ditemukan di pulau ini. Pelaut Belanda pernah mendarat di pulau ini beberapa kali pada abad ke-17 dan pada saat itu pulau ini masih belum dihuni. Pulau ini dinamai oleh Willem de Vlamingh pada tahun 1696. Rotte nest dalam bahasa Belanda berarti "sarang tikus"; nama ini mengacu kepada populasi quokka di pulau ini. Semenjak pendirian Koloni Swan River oleh para pemukim Britania pada tahun 1829, pulau ini telah menjadi tempat didirikannya koloni penjara, instalasi militer dan kamp tawanan untuk musuh asing. Banyak bangunan di pulau ini yang berasal dari periode kolonial, yang biasanya dibuat dari batu kapur yang ditambang di wilayah setempat. Bangunan-bangunan ini kini banyak yang dijadikan hotel.

Catatan kaki

  1. ↑ 2011 Census QuickStates: Rottnest Island – Australian Bureau of Statistics
  2. ↑ "Rottnest Police station details". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-12-13. Diakses tanggal 2017-12-17.
  3. ↑ Rippey and Hobbs, ME and RJ (2003). ""The effects of fire and quokkas (Setonix brachyurus) on the vegetation of Rottnest Island, Western Australia"" (PDF). Journal of the Royal Society of Western Australia, 86:49–60, 2003. Diakses tanggal Juni 20, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

32°00′07″S 115°31′01″E / 32.002°S 115.517°E / -32.002; 115.517


40px-Australia_stub.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik geografi atau tempat Australia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan