Rabu, 23 September 2026
18:29 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Pulau Reichenau

Pulau Reichenau

pulau di Jerman

Pulau Reichenau
Situs Warisan Dunia UNESCO
330px-Reichenau_PeterPaul.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menara abad ke-15 di gereja Romanesque Santo Petrus dan Paulus di Reichenau-Niederzell
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pulau_Reichenau&revid=29614916&groups=_fd814fc914d1548d899276c481295300f3f69959&parser=parsoid
Peta interaktif Pulau Reichenau
KriteriaKebudayaan: iii, iv, vi
Referensi974
Pengukuhan2000 (24th)

Pulau Reichenau adalah sebuah pulau di Danau Constance di selatan Jerman, yang berada di sekitar 47°42′N 9°4′E / 47.700°N 9.067°E / 47.700; 9.067. Pulau tersebut berada di antara Gnadensee dan Untersee, dua bagian dari Danau Constance dan berada di sebelah barat kota Konstanz. Pulau tersebut terhubung dengan daratan utama melalui sebuah jalan penghubung yang diselesaikan pada 1838. Jalan penghubung tersebut berada di antara situs bekas istana Schopflen dan bagian paling timur Pulau Reichenau

Pulau tersebut dijadikan sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2000 karena biaranya, Biara Reichenau. Münster dari biara tersebut didedikasikan kepada Bunda Maria dan Santo Markus. Dua gereja tambahan yang dibangun di pulau tersebut dikonsekrasikan kepada St Georg, dan kepada St Petrus dan Paulus. Karya seni terkenal dari Reichenau meliputi mural-mural Ottonian dari mukjizat-mukjizat Kristus dalam St Georg, sebuah keunikan yang masih ada dari abad ke-10.

Saat ini, pulau tersebut juga terkenal karena kebun-kebun sayurannya.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Reichenau Island.

Templat:Situs Warisan Dunia di Jerman

40px-Germany_flag-map-icon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan