Senin, 02 November 2026
12:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Pulau Maewo

Pulau Maewo

pulau di Vanuatu

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Kepulauan Aurora.
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Pulau Maewo" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(September 2014)
Maewo
330px-Vanuatu_-_Maewo.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Map of Maewo
osm-intl,7,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pulau_Maewo&revid=28602584&groups=_80596b242b572b7056f32f42bc9f47db16d7fbf8&parser=parsoid
Peta interaktif Maewo
Geografi
LokasiSamudra Pasifik
Koordinat15°10′S 168°10′E / 15.167°S 168.167°E / -15.167; 168.167
KepulauanHebrides Baru
Luas269 km2
Titik tertinggi795 m
Pemerintahan
NegaraVanuatu
ProvincePenama
Kependudukan
Penduduk3,569 jiwa(2009)
Kelompok etnikNi-Vanuatu
250px-Ma%C3%A9womap.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pulau Maewo

Maewo (pengucapan lokal: [ŋʷaewo]; sebelumnya Pulau Aurora) adalah sebuah pulau di provinsi Penama, Vanuatu. Berada di 105 km sebelah timur Espiritu Santo.

Pulau ini memiliki panjangnya 47 km, lebarnya 6 km, serta luas 269 km². Titik tertinggi pulau ini setinggi 795 m di atas permukaan laut. Pada tahun 2009 pulau ini memiliki populasi hampir 3.600 jiwa.[1] Maewo ditutupi dengan vegetasi lebat: hutan tropis di mana pohon beringin tumbuh.

Sejarah

Penampakan pertama Pulau Maewo yang tercatat oleh orang Eropa adalah oleh ekspedisi Spanyol Pedro Fernandes De Queiros pada akhir April 1606.[2] Mereka memetakannya sebagai Aurora (Cahaya fajar dalam bahasa Spanyol).

Geografi

Maewo adalah pulau dengan curah hujan tertinggi di Vanuatu. Pulau ini ditumbuhi tumbuhan hijau yang rimbun. Curah hujan yang tinggi menyediakan air tawar dan air terjun yang melimpah. Ada juga sumber air panas di pusat Maewo. Air terjun terbesar adalah serangkaian air terjun yang terletak di dekat bandara Maewo-Naone di ujung utara pulau dekat desa Naone. Rangkaian kaskade ini biasanya disebut sebagai Big Wota.[butuh rujukan]

Maevo memiliki iklim tropis lembap. Curah hujan tahunan rata-rata adalah sekitar 3.500 mm pertahun. Ada dua musim dalam setahun: musim hujan yang berlangsung dari November hingga April, dan musim kemarau yang berlangsung dari Mei hingga Oktober. Pulau ini sering dilanda angin topan dan gempa bumi.

Referensi

  1. ↑ 2009 Census Summary release final Diarsipkan 2013-12-21 di Wayback Machine - Government of Vanuatu
  2. ↑ Brand, Donald D. The Pacific Basin: A History of its Geographical Explorations The American Geographical Society, New York, 1967, p.133.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan