Senin, 26 Oktober 2026
18:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Pulau Bates

pulau di Antarktika

Bagikan:

Pulau Bates adalah pulau sempit sepanjang 5 km (3,1 mi) yang terletak di timur Tanjung Jurva, Pulau Renaud, di Kepulauan Biscoe, Antartika. Pulau ini pertama kali terpetakan secara akurat di peta pemerintah Argentina tahun 1957. Namanya diberikan oleh UK Antarctic Place-Names Committee pada tahun 1959 sebagai penghormatan kepada Charles C. Bates, oseanografer Amerika Serikat yang berkecimpung di bidang es laut.[1]

Kawasan Burung Penting

Lingkar darat dan laut seluas 500 ha di tengah pulau yang berada 700 m di sebelah selatan Pulau Bates ditetapkan sebagai Kawasan Burung Penting (IBA) oleh BirdLife International karena mendukung koloni pembiakan burung Imperial Shag. Pada tahun 1986, terdapat 150 pasang burung di tempat ini.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Bates Island". Geographic Names Information System. Survei Geologi Amerika Serikat, Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat.{{cite encyclopedia}}: |access-date= memerlukan |url=; Parameter tidak dikenal |chapterurl= diabaikan (|chapter-url= disarankan); Tautan eksternal dalam |chapterurl=
  2. ↑ "Islet south of Bates Island". BirdLife data zone: Important Bird Areas. BirdLife International. 2013. Diakses tanggal 2013-01-09.

 Artikel ini berisi bahan berstatus domain umum dari United States Geological Surveydokumen "Pulau Bates"(konten dari Geographic Names Information System).

Templat:Kawasan Burung Penting di Antartika

65°49′S 65°38′W / 65.817°S 65.633°W / -65.817; -65.633


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi Kepulauan Biscoe ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan