Minggu, 18 Oktober 2026
14:41 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pulau Matua

Pulau Matua

pulau di Rusia

Bagikan:
Matua
330px-NASA-MatsuwaIsland.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
osm-intl,7,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pulau_Matua&revid=29870454&groups=_9718a4156010f456196cf5ce7613280bf14c86bc&parser=parsoid
Peta interaktif Matua
Geografi
LokasiLaut Okhotsk
Koordinat48°06′N 153°12′E / 48.1°N 153.2°E / 48.1; 153.2
KepulauanKepulauan Kuril
Luas52 km2
Titik tertinggi1.496 m
Pemerintahan
NegaraRusia
Kependudukan
PendudukTidak berpenghuni

Matua (bahasa Rusia:Матуа, Matsuwa bahasa Jepang:松輪島; Matsuwa-tō) adalah sebuah pulau vulkanik yang terletak disekitar pusat Kepulauan Kuril di Laut Okhotsk yang terletak di Samudera Pasifik, 16 kilometer (9,9 mi) di sepanjang Selat Golovnin dari Raikoke. namanya berasal dari Bahasa Ainu, yakni “pintu neraka”.

Geologi

250px-Sarychev_Volcano_edit.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Erupsi Gunung Sarychev tahun 2009, yang terlihat dari International Space Station.

Pulau Matua berberntuk agak oval, dengan panjang 11 kilometer (6,8 mi) dan lebar 65 kilometer (40 mi), serta luas 52 kilometer persegi (20 sq mi).[1] Pulau ini adalah gunung berapi kerucut kompleks dengan puncak (gunung) utama, yakni, Gunung Sarychev (bahasa Rusia:вулкан Сарычева;Vulkan Sarycheva, bahasa Jepang:芙蓉山; Fuyōzan, atau Matsuwa-Fuji)

Iklim

Walaupun Pulau Matua berada di garis lintang yang sama dengan Paris atau Seattle, Arus Oyashio membuatnya memiliki iklim subarktik. Berbeda dengan iklim subarktik Siberia (dingin) atau Mongolia (panas), Matua memiliki presipitasi yang tinggi sehingga banyak terjadi hujan air, hujan salju dan kabut.

Data iklim Matua Island
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rekor tertinggi °C (°F) 12.8
(55)
8.9
(48)
11.1
(52)
12.8
(55)
21.1
(70)
23.9
(75)
25.0
(77)
26.1
(79)
23.9
(75)
17.2
(63)
12.2
(54)
8.9
(48)
26.1
(79)
Rata-rata tertinggi °C (°F) −3.9
(25)
−3.9
(25)
−2.2
(28)
1.1
(34)
4.4
(39.9)
8.3
(46.9)
11.7
(53.1)
14.4
(57.9)
12.2
(54)
8.3
(46.9)
2.8
(37)
−1.7
(28.9)
4.3
(39.7)
Rata-rata harian °C (°F) −5.6
(21.9)
−6.1
(21)
−4.7
(23.5)
−0.8
(30.6)
1.9
(35.4)
5.0
(41)
8.6
(47.5)
10.8
(51.4)
9.2
(48.6)
5.8
(42.4)
0.6
(33.1)
−3.6
(25.5)
1.8
(35.2)
Rata-rata terendah °C (°F) −7.2
(19)
−8.3
(17.1)
−7.2
(19)
−2.8
(27)
−0.6
(30.9)
1.7
(35.1)
5.6
(42.1)
7.2
(45)
6.1
(43)
3.3
(37.9)
−1.7
(28.9)
−5.6
(21.9)
−0.8
(30.6)
Rekor terendah °C (°F) −22.2
(−8)
−27.2
(−17)
−18.9
(−2)
−12.2
(10)
−5
(23)
−3.9
(25)
−2.8
(27)
−1.1
(30)
−2.2
(28)
−3.9
(25)
−12.2
(10)
−21.1
(−6)
−27.2
(−17)
Presipitasi mm (inci) 113.3
(4.461)
88.6
(3.488)
69.1
(2.72)
96.8
(3.811)
122.7
(4.831)
84.6
(3.331)
124.0
(4.882)
150.4
(5.921)
146.8
(5.78)
124.7
(4.909)
117.9
(4.642)
104.7
(4.122)
1.343,6
(52,898)
Sumber: Sistem Klasifikasi Bioklimatik Dunia[2]

Referensi

  1. ↑ "International Kuril Island Project(IKIP)". University of Washington Fish Collection or the respective authors. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-23. Diakses tanggal 2017-11-08.
  2. ↑ RUSSIA - MATUA KURIL IS, accessed 29 November 2011

Bacaan lanjutan

  • Gorshkov, G. S. Volcanism and the Upper Mantle Investigations in the Kurile Island Arc. Monographs in geoscience. New York: Plenum Press, 1970. ISBN0-306-30407-4
  • Krasheninnikov, Stepan Petrovich, and James Greive. The History of Kamtschatka and the Kurilski Islands, with the Countries Adjacent. Chicago: Quadrangle Books, 1963.
  • Rees, David. The Soviet Seizure of the Kuriles. New York: Praeger, 1985. ISBN0-03-002552-4
  • Takahashi, Hideki, and Masahiro Ōhara. Biodiversity and Biogeography of the Kuril Islands and Sakhalin. Bulletin of the Hokkaido University Museum, no. 2-. Sapporo, Japan: Hokkaido University Museum, 2004.

Pranala luar

Media terkait Pulau Matua di Wikimedia Commons

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan