Sabtu, 17 Oktober 2026
17:03 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Proyek 2025

Rencana kebijakan Yayasan Heritage untuk pemerintahan presiden tahun 2025

Bagikan:

Proyek 2025 adalah sebuah inisiatif politik yang dicanangkan oleh Heritage Foundation, sebuah wadah pemikir konservatif Amerika pada 2022. Proyek ini bertujuan untuk mempromosikan kebijakan konservatif dan sayap kanan untuk membentuk kembali pemerintah federal Amerika Serikat dan mengkonsolidasikan kekuasaan eksekutif, dengan premis bahwa Donald Trump memenangkan pemilihan presiden 2024. Proyek ini menegaskan interpretasi kontroversial atas teori eksekutif kesatuan, yang menurutnya seluruh cabang eksekutif berada di bawah kendali penuh presiden. Proyek tersebut mengusulkan pengklasifikasian ulang puluhan ribu pegawai negeri sipil federal sebagai pegawai yang ditunjuk secara politik untuk menggantikan mereka dengan orang-orang yang setia kepada presiden. Para pendukung proyek ini berpendapat bahwa proyek ini akan menghapus apa yang mereka lihat sebagai birokrasi pemerintah yang besar tetapi tidak bertanggung jawab, dan sebagian besar liberal. Proyek ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Kristen konservatif ke dalam pemerintahan dan masyarakat. Para kritikus menganggap Proyek 2025 sebagai rencana nasionalis Kristen otoriter untuk mengarahkan AS menuju autokrasi. Para ahli hukum mengatakan bahwa rencana ini akan merusak supremasi hukum, pemisahan kekuasaan, pemisahan gereja dan negara, dan kebebasan sipil.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan