Senin, 28 September 2026
18:48 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Bahasa Proto-Austronesia

Bahasa Proto-Austronesia

leluhur reka ulang dari bahasa-bahasa Austronesia

Proto-Austronesia
Austronesia Purba
Reka ulang dariRumpun bahasa Austronesia
WilayahTaiwan
Zaman6600–5500 SM
Reka ulang tingkat rendah
Lokasi penuturan
500px-Migraciones_austronesias.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta tersebarnya rumpun bahasa Austronesia. Diduga kuat bahwa daerah Tiongkok bagian selatan menjadi pangkal pertama keberadaan rumpun bahasa ini sebelum berpindah ke Taiwan.
L •B •PW
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Bahasa Proto-Austronesia (sering disingkat PAN, juga disebut Austronesia Purba) adalah bahasa induk dari seluruh bahasa-bahasa Austronesia dari segi tata bahasa, kosakata, dan fonologis. Proto-Austronesia kemungkinan telah berkembang menjadi bahasa-bahasa yang terpisah dan baru kira-kira pada tahun 6600–5500 SM di Taiwan. Proto-Austronesia juga melahirkan Proto-Melayu-Polinesia, bahasa induk yang dituturkan di luar pulau Taiwan.[1]

Seorang ahli bahasa bernama Malcolm David Ross pernah menyampaikan pernyataan saat tahun 2009 bahwa beberapa bahasa Austronesia non-Melayu-Polinesia seperti Tsou, Rukai, dan Puyuma tidak dapat dipastikan sebagai bahasa yang paling mirip ke Proto-Austronesia karena tata bahasanya yang hampir tidak dapat diketahui.[2]

Kosakata

Angka

Di bawah ini adalah rekonstruksi penamaan angka Proto-Austronesia (PAN), Proto-Melayu-Polinesia (PMP), Proto-Oseanik, dan Proto-Polinesia yang disadur dari Pangkalan Data Kosakata Dasar Austronesia (Austronesian Basic Vocabulary Database).[3]

Catatan bahwa kata *lima (berarti "lima"), berdasarkan jumlah jari di sebuah tangan, tidak ditemukan dalam beberapa bahasa Formosa seperti Pazeh, Saisiat, Luilang, Favorlang, dan Taokas. Penamaan angka 6–10 yang berkerabat dengan Proto-Melayu-Polinesia ditemukan dalam bahasa Amis, Basay, Bunun, Kanakanabu, Kavalan, Paiwan, Puyuma, Saaroa, dan Tsou. Bahasa Pazeh, Favorlang, dan Saisiat mencerminkan kata *RaCep ("lima"), dan dalam Taokas sebagai *qaCep. Sepertinya kata tersebut adalah akar PAN, digantikan oleh *lima dalam turunan yang mengarah ke bahasa yang tersisa, bukan sebaliknya, karena kemungkinan dipertahankan dalam bahasa Proto-Melayu-Polinesia dalam bentuk 7, 8, 9, yang tampaknya merupakan kontraksi bersuku kata dari frasa tambahan yang dibuktikan dari beberapa bahasa Formosa barat, terutama Pazeh: Pazeh xaseb-uza ("enam", arti harfiah: "lima-satu"); xaseb-i-dusa ("tujuh", "lima-dan-dua'), dengan bidu berkerabat dengan *pitu dalam PMP. xaseb-a-turu ("delapan", "lima-dan-tiga"), dengan baturu berkerabat dengan *walu dalam PMP; xaseb-i-supat ("sembilan", "lima-dan-empat'), dengan supa (< pAN *Sepat, berarti "empat") berkerabat dengan *Siwa dalam PMP.[4]

perbandingan angka
Angka Proto-Austronesia Proto-Melayu-Polinesia Proto-Oseanik Proto-Polinesia
satu *esa, *isa *esa, *isa *sa-kai, *ta-sa, *tai, *kai *taha
dua *duSa *duha *rua *rua
tiga *telu *telu *tolu *tolu
empat *Sepat *epat *pat, *pati, *pani *faa
lima *RaCep > *lima *lima *lima *lima

Bahasa Proto-Austronesia memiliki sistem bilangan yang berbeda untuk non-manusia ("set A") dan untuk manusia ("set B") (Blust 2009:279). Bilangan kardinal untuk menghitung manusia diturunkan dari angka non-manusia melalui pengulangan seperti sistem bilangan bipartita ini ditemukan dalam bahasa Thao, Puyuma, Yami, Chamorro, dan berbagai bahasa lainnya (namun, Paiwan menggunakan ma- dan manə- menurunkan sistem bilangan untuk manusia). Dalam beberapa bahasa Filipina seperti Tagalog, dua sistem angka digabungkan (Blust 2009:280-281).

angka dasar vs. angka manusia
Angka Set A Set B Tagalog
satu *isa *? isa (A)
dua *duSa *da-duSa dalawa (B)
tiga *telu *ta-telu tatlo (B)
empat *Sepat *Sa-Sepat apat (B)
lima *lima *la-lima lima (A)
enam *enem *a-enem anim (B)
tujuh *pitu *pa-pitu pito (A)
delapan *walu *wa-walu walo (A)
sembilan *Siwa *Sa-Siwa (siyam)
sepuluh *sa-puluq *? sampu

Proto-Austronesia juga menggunakan *Sika- untuk menurunkan bilangan urut (Blust 2009:281).

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Blust, Robert; Australian National University. Pacific Linguistics (2009). The Austronesian languages. Pacific Linguistics, Research School of Pacific and Asian Studies, The Australian National University. ISBN 978-0-85883-602-0.
  2. ↑ Ross, Malcolm. 2009. "Proto Austronesian verbal morphology: A reappraisal." In Alexander Adelaar and Andrew Pawley (eds.). Austronesian historical linguistics and culture history: a festschrift for Robert Blust. Canberra: Pacific Linguistics.
  3. ↑ "Austronesian Basic Vocabulary Database". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-05-03. Diakses tanggal 2008-03-01.
  4. ↑ Laurent Sagart (2004) The Higher Phylogeny of Austronesian and the Position of Tai-Kadai

Daftar pustaka

  • Adelaar, A. (2005). The Austronesian languages of Asia and Madagascar: A historical perspective. In A. Adelaar, & N. P. Himmelmann (Eds.), The Austronesian Languages of Asia and Madagascar. New York: Routledge. ISBN 978-0-7007-1286-1, ISBN 978-0-415-68153-7, ISBN 978-0-203-82112-1
  • Bouchard-Côtéa, A., Hallb, D., Griffithsc, T. L., & Kleinb, D. (2012). Automated reconstruction of ancient languages using probabilistic models of sound change , PNAS, December 22, 2012.
  • Blust, R. (1999). Subgrouping, circularity and extinction: Some issues in Austronesian comparative linguistics. In Zeitoun, E., & Li, P. J-K. (Eds.), Selected Papers From the 8th International Conference on Austronesian Linguistics. Taipei: Academica Sinica. https://web.archive.org/web/20170409095340/http://language.psy.auckland.ac.nz/austronesian/language.php?id=280
  • Blust, R. A. (2009). The Austronesian Languages. Canberra: Pacific Linguistics, Research School of Pacific and Asian Studies, Australian National University. ISBN 0-85883-602-5, ISBN 978-0-85883-602-0.
  • Cohen, E. M. K. (1999). Fundaments of Austronesian Roots and Etymology. Canberra: Pacific Linguistics, Research School of Pacific and Asian Studies, Australian National University.
  • Greenhill, S. J., Blust. R, & Gray, R. D. (2008). The Austronesian Basic Vocabulary Database: From Bioinformatics to Lexomics. Evolutionary Bioinformatics, 4:271-283. https://web.archive.org/web/20170503020518/http://language.psy.auckland.ac.nz/austronesian/
  • Wolff, John U. (2010). Proto-Austronesian Phonology with Glossary. Ithaca, NY: Cornell Southeast Asia Program Publications.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan