Sabtu, 26 September 2026
17:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Protesa mata

Protesa mata

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Protesa mata" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Scleral_shell_prosthesis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Protesa mata
250px-Protesa_mata_bagian_kanan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Protesa mata bagian kanan
250px-Prosthetic_right_eye.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Protesa mata

Protesa mata, disebut juga mata palsu adalah mata tiruan estetis untuk orang yang kehilangan satu mata setelah mengalami cedera atau penyakit,[1] untuk orang yang cacat mata sejak lahir, untuk orang buta dengan bola mata kisut atau jelek tanpa operasi.

Indikasi untuk memakai protesa mata dalam medis dan kosmetik:

  • Mengembalikan keindahan wajah dan pandangan.[2]
  • Mencegah atau menghentikan sakit psikologi, mengembalikan kepercayaan diri sehingga memudahkan untuk bermasyarakat.[2]
  • Mencegah kolaps kelopak mata dan inflamasi kronis serta menahan bentuk rongga mata.
  • Mencegah akumulasi cairan dalam rongga mata sehingga dapat mempermudah keluarnya air mata.
  • Menimbulkan pertumbuhan tulang dan wajah, merawat asimetri wajah.


Sebutan internasional untuk kualifikasi orang yang membuat protesa mata adalah ocularist, okularis dalam bahasa Indonesia.

Protesa mata harus sempurna. Hanya ada satu tipe protesa mata asli yang dibuat oleh okularis resmi sesuai protokol medis, dengan bahan khusus, satu per satu sesuai ukuran pas pasien.

Okularis menduplikat gambar, ukuran dan bentuk dari mata asli sehingga mata palsu sulit dibedakan dengan mata asli.

Proses pembuatan protesa mata lama, kompleks dan mahal.

Protesa mata harus netral dan aman karena letaknya berada di dalam rongga mata, di belakang kelopak mata dengan kontak permanen dengan jaringan; protesa harus non toksik supaya dapat diterima oleh sistem immun tanpa menimbulkan peradangan tanpa merusakan jaringan. Protesa mata harus membantu dan melindungi pemakai.

Macam-macam protesa mata palsu yang ada di pasaran Indonesia

- Protesa mata palsu yang sudah jadi sering disebut "buatan pabrik" atau "ready stock".

Protesa mata palsu buatan pabrik tidak resmi sangat berbahaya karena menimbulkan peradangan, belekan, retraksi permanen kelopak mata serta entropion, bahkan bisa sampai merusakkan wajah pemakai.

- Protesa mata palsu yang dibuat tanpa teknik yang benar

Protesa mata buatan tanpa teknik yang benar sangat berbahaya karena menimbulkan peradangan, belekan, retraksi permanen kelopak mata serta entropion, bahkan bisa sampai merusakkan wajah pemakai.

Protesa mata buatan pabrik tidak resmi dilarang di Eropa karena tidak dapat diterima oleh pasien, melukai jaringan, dan menyebabkan sakit psikologis.

Harus membuat aturan lengkap, jelas dan efisien tentang protesa mata paling cepat di Indonesia untuk mengurangi jumlah korban protesa mata palsu dan melindungi pasien yang berikutnya.

Retensi protesa mata

Retensi protesa mata adalah kapabilitas protesa dalam menahan gaya yang dapat mengubah hubungan antara protesa dan jaringan lunak.[3] Retensi ini dapat dinilai melalui ukuran defek mata, jaringan lunak dari soket mata, lekukan dari permukaan protesa mata dan daerah undercut yang menguntungkan protesa.[4][5]

Stabilisasi protesa mata

Stabilisasi protesa mata adalah kapabilitas protesa untuk menahan posisinya dalam kondisi mengalami tekanan atau pengaruh fungsional.[3] Pengukuran stabilisasi mata diperoleh dari cekatnya protesa pada model kerja dan bentuk lekukan fornik dari protesa mata[5]

Referensi

  1. ↑ Rosalina, Clara; Sugiatno, Erwan; Mustiko, Haryo (2010-06-30). "Pembuatan Obturator Mata pada Pasien dengan Kehilangan Mata Akibat Cacat Bawaan". Majalah Kedokteran Gigi Indonesia. 17 (1): 35. doi:10.22146/majkedgiind.16017. ISSN 2442-2576.
  2. 1 2 Waskitho, Arief; Sugiatno, Erwan; Ismiyati, Titik (2015-12-01). "Protesa Mata: Rehabilitasi Pasien". Majalah Kedokteran Gigi Indonesia. 20 (2): 178–183. ISSN 2442-2576.
  3. 1 2 Pradana, F. Wihan; Dipoyono, Haryo Mustiko; Ismiyati, Titik (2011-06-30). "Pembuatan Gigi Tiruan Lengkap Obturator Rahang atas pada Kasus Kelas III Arammany dengan Penguat Mini Dental Implant untuk Protesa Rahang Bawah". Majalah Kedokteran Gigi Indonesia. 18 (1): 68. doi:10.22146/majkedgiind.16481. ISSN 2442-2576.
  4. ↑ Maxillofacial Prosthetics: Intraoral and Extraoral Rehabilitation. CRC Press. 2016-04-19. hlm. 489–534. ISBN 978-0-429-16458-3.
  5. 1 2 Alfaridzi, Amin (2020). "TEKNIK PEMBUATAN PROTESA MATA NON FABRICATED DENGAN BAHAN AKRILIKPASCA BEDAH EVISERASI (STUDI MODEL) (Doctoral dissertation, Poltekkes Tanjungkarang)" (PDF). Repository Poltekkes Tanjung Karang. Diakses tanggal 2023-01-18.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan