Kamis, 01 Oktober 2026
06:34 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Proses kraft

Proses kraft

Bagikan:
250px-InternationalPaper6413.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Industri pulp dan kertas: proses kraft

Proses kraft atau dikenal dengan proses sulfat adalah proses konversi secara kimia kayu menjadi pulp, terdiri dari serat selulosa yang hampir murni sebagai bahan utama pembuatan kertas. Proses kraft diawali dengan menyiapkan potongan kecil kayu (chip wood) ke dalam digester. Kemudian ditambahkan natrium hidroksida (NaOH), dan natrium sulfida. Campuran dipanaskan menggunakan uap dan diaduk menggunakan alat pengaduk. Campuran akan membentuk campuran berwarna putih atau dikenal sebagai white liquor. Tujuannya untuk memutus ikatan yang menghubungkan lignin, hemiselulosa, dan selulosa. Proses kraft saat ini banyak digunakan dalam industri pembuatan pulp dan kertas di Indonesia.

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.

Sejarah

Awal mula proses Kraft digunakan sejak peperangan era Napoleon di Inggris.[1][2] Proses kraft disebut karena kekuatan unggul dari kertas yang dihasilkan (berasal dari bahasa Jerman Kraft artinya kekuatan) ditemukan oleh Carl F. Dahl pada tahun 1879 di Danzig, Prussia, Jerman.

Pada tahun 1984, paten U.S. Patent 296.935 terbit dan pabrik pulp pun mulai menggunakan teknologi ini di Swedia (1890).[3] Penemuan recovery boiler oleh G. H. Tomlinson pada awal 1930-an merupakan tonggak penting dalam kemajuan proses kraft.[4] Proses ini pun telah menggantikan proses sulfit yang sejak lama digunakan dalam pembuatan pulp.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan