Sabtu, 10 Oktober 2026
10:50 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Proses Ostwald

Bagikan:

Proses Ostwald adalah suatu proses kimia untuk membuat asam nitrat (HNO3). Wilhelm Ostwald mengembangkan proses ini, dan dia mematenkannya pada tahun 1902.[1][2] Proses Ostwald adalah andalan industri kimia modern, dan ini menyediakan bahan baku utama untuk produksi pupuk yang paling umum. Secara historis dan praktis, proses Ostwald terkait erat dengan proses haber, yang menyediakan bahan baku yang dibutuhkan, amonia (NH3).

Reaksi

Amonia diubah menjadi asam nitrat lewat dua tahap. Amonia dioksidasi lewat proses pemanasan dengan oksigen dengan bantuan katalis berupa platinum dengan 10% rhodium untuk membentuk nitrogen monoksida/nitrogen(ii)oksida dan air/uap. Reaksi ini sangat eksotermik, sehingga dapat menjadi sumber panas yang berguna:[3]

4 NH3 (g) + 5 O2 (g) → 4 NO (g) + 6 H2O (g) (ΔH = −905.2 kJ/mol)

Tahap kedua terdiri dari dua reaksi yang dilakukan dengan menggunakan alat absorpsi yang mengandung air. Pada awalnya nitrogen monoksida dioksidasi lagi untuk menghasilkan nitrogen dioksida/nitrogen(iv)oksida.[3] Gas ini lalu diserap oleh air dan menghasilkan produk yang diinginkan (asam nitrat, walaupun sangat encer), sementara sebagian direduksi kembali menjadi nitrogen oksida:[3]

2 NO (g) + O2 (g) → 2 NO2 (g) (ΔH = −114 kJ/mol)
3 NO2 (g) + H2O (l) → 2 HNO3 (aq) + NO (g) (ΔH = −117 kJ/mol)

NO lalu didaurulang dan konsentrasi asam yang diinginkan dapat diperoleh dari proses distilasi.

Referensi

  1. ↑ GB 190200698,Ostwald, Wilhelm,"Improvements in the Manufacture of Nitric Acid and Nitrogen Oxides",diterbitkan tanggal January 9, 1902,dikeluarkan tanggal March 20, 1902 
  2. ↑ GB 190208300,Ostwald, Wilhelm,"Improvements in and relating to the Manufacture of Nitric Acid and Oxides of Nitrogen",diterbitkan tanggal December 18, 1902,dikeluarkan tanggal February 26, 1903 
  3. 1 2 3 Alan V. Jones; M. Clemmet; A. Higton; E. Golding (1999). Alan V. Jones (ed.). Access to chemistry. Royal Society of Chemistry. hlm. 250. ISBN 0-85404-564-3.
Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan