Kamis, 01 Oktober 2026
21:59 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Produk gen

Bagikan:

Produk gen merujuk pada bahan-bahan biokimia, baik berupa RNA ataupun protein, yang merupakan hasil ekspresi dari suatu gen. Pengukuran jumlah produk gen kadang-kadang digunakan untuk mengira seberapa aktif gen tersebut. Jumlah produk gen yang abnormal dapat dikorelasikan dengan alel penyebab penyakit, seperti aktivitas yang berlebihan dari onkogen, yang dapat menyebabkan kanker.[1][2]

Gen didefinisikan sebagai “unit keturunan DNA yang diperlukan untuk menghasilkan produk fungsional.”[3] Elemen pengaturan yang memengaruhi ekspresi gen meliputi:

  • Wilayah promotor: Urutan DNA yang memulai transkripsi dengan menyediakan tempat pengikatan untuk RNA polimerase.
  • Kotak TATA: Urutan spesifik dalam promotor yang membantu memosisikan mesin transkripsi.
  • Urutan poliadenilasi: Sinyal yang menunjukkan penambahan ekor poli-A pada mRNA, yang menstabilkan transkrip dan membantu penerjemahan.
  • Penambah (enhancer): Urutan DNA yang meningkatkan tingkat transkripsi dengan berinteraksi dengan faktor transkripsi.

Elemen-elemen pengatur ini bekerja bersama dengan kerangka pembacaan terbuka (bagian gen yang mengkodekan produk fungsional) untuk memastikan ekspresi gen yang tepat. Produk dapat berfungsi sebagai RNA atau, jika ditranskripsi menjadi mRNA, diterjemahkan menjadi protein yang menjalankan perannya di dalam sel.

Referensi

  1. ↑ Fearon ER, Vogelstein B (Juni 1990). "A genetic model for colorectal tumorigenesis". Cell. 61 (5): 759–67. doi:10.1016/0092-8674(90)90186-I. PMID 2188735. S2CID 22975880.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Croce CM (Januari 2008). "Oncogenes and cancer". The New England Journal of Medicine. 358 (5): 502–11. doi:10.1056/NEJMra072367. PMID 18234754.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Nussbaum, Robert L.; McInnes, Roderick R.; Willard, Huntington (2016). Thompson & Thompson Genetics in Medicine (Edisi 8). Philadelphia: Elsevier.


Ikon rintisan

Artikel bertopik genetika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan