Jumat, 23 Oktober 2026
02:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Prinsenvlag

Prinsenvlag

Bagikan:
"Oranje-blanje-bleu" beralih ke halaman ini. Untuk Oranje, Blanje, Blou, lihat Bendera Afrika Selatan (1928–1994).

Bendera Pangeran
250px-Prinsenvlag.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama Prinsenvlag (Bendera Pangeran)
Oranje-blanje-bleu (Oranye-putih-biru)
Dilepas 1795 (dilarang)
Rancangan Tiga garis horizontal oranye, putih dan biru
Perancang Willem Sang Pendiam

Bendera Pangeran (bahasa Belanda:prinsenvlag) adalah bendera Belanda trijalur yang pertama kali digunakan pada masa Pemberontakan Belanda di akhir abad ke-16.

Bendera ini didasarkan pada bendera milik Willem van Oranje (Willem Sang Pendiam), sehingga dinamakan demikian. Warnanya terdiri dari oranye, putih, dan biru. Berdasarkan nama Prancis dari warna-warna tersebut, orange-blanc-bleu, bendera ini juga dikenal dalam bahasa Belanda dengan rima oranje-blanje-bleu atau ranje-blanje-bleu.

Namun, bendera ini kemudian menjadi kontroversial di Belanda karena penggunaannya oleh Gerakan Nasionalis-Sosialis (NSB) yang pro-Nazi pada tahun-tahun sebelum dan selama Perang Dunia II. Saat ini, bendera tersebut dipakai oleh sebagian besar aktivis sayap kanan ekstrem di Belanda, serta dalam rekonstruksi sejarah.[1][2]

Penggunaan

250px-Prinsenvlag-Demonstratie2Januari2022.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Demonstran membawa Bendera Pangeran di Amsterdam, 2022

Bendera Pangeran dikibarkan dari menara tua Gereja Matthias di Warmond pada tahun 2013 sebagai bagian dari perayaan 200 tahun Kerajaan Belanda.[3]

Bendera ini juga digunakan sebagai simbol Belanda Raya (Groot-Nederland) dan gerakan pan-nasionalis Belanda. Selain itu, bendera ini kerap dipakai oleh kelompok sayap kanan ekstrem seperti Uni Rakyat Belanda (NVU)[4] dan Voorpost,[5] serta Gerakan Rakyat Nasionalis (NVB) yang kini sudah bubar.[6]

Pada tahun 2011, dua anggota parlemen dari Partai untuk Kebebasan (PVV) memasang Bendera Pangeran di kantor mereka di gedung parlemen. Setelah menuai sorotan, bendera tersebut diturunkan. Mantan anggota DPR Belanda Wim Kortenoeven menyatakan terganggu dengan konotasi negatif bendera itu, karena menurutnya bendera tersebut telah “dibajak” oleh NSB.[7] Pada 21 September 2013, dalam sebuah protes PVV di Den Haag, sejumlah peserta membawa Bendera Pangeran. Pada minggu yang sama, ketika Geert Wilders berbicara di Dewan Perwakilan Rakyat, Alexander Pechtold menyebut bendera itu sebagai “bendera NSB”, yang membuat Wilders menanggapinya dengan menyebut Pechtold sebagai “orang kecil yang menyedihkan, hina, dan munafik”.[8][9] Sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Pechtold, setidaknya lima anggota parlemen PVV—yakni Martin Bosma, Reinette Klever, Machiel de Graaf, Harm Beertema, dan Barry Madlener—mengenakan pin Bendera Pangeran di jas mereka.[10][11]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Breaking: It's now 'illegal' to display the apartheid flag in South Africa". The South African (dalam bahasa Inggris). 2019-08-21. Diakses tanggal 2022-06-01.
  2. ↑ "How an old Dutch flag became a racist symbol". The Economist. 23 Juni 2015. ISSN 0013-0613. Diakses tanggal 2022-06-01.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Nieuwsboulevard archief". bollenstreekomroep.nl. 9 Januari 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Juni 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "NVU protest walk with Prince's Flag prominently carried". i.fokzine.net. Diakses tanggal 6 Oktober 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Webbreezer Solutions. "voorpost.org". voorpost.org. Diakses tanggal 6 Oktober 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "NVB order form listing the Prince's Flag with a lion on it". nationalistischevolksbeweging.nl. Diarsipkan dari asli tanggal 1 September 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ PVV member of parliament: Prince's Flag is a flag to be proud of, Algemeen Dagblad, 11 May 2011.
  8. ↑ "Teruglezen: Wilders noemt Pechtold en Slob 'zielig en miezerig'". de Volkskrant (dalam bahasa Dutch).{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  9. ↑ "Rel om Prinsenvlag". Diarsipkan dari asli tanggal 1 Desember 2017. Diakses tanggal 16 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Gisteren droegen vier PVV-Kamerleden de prinsenvlag, merkte NRC Handelsblad op". twitpic.com. Diakses tanggal 2024-09-23.
  11. ↑ "Kijk alles van NPO op NPO Start". www.npostart.nl.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan