Sabtu, 24 Oktober 2026
18:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Kelalaian (Buddhisme)

istilah Buddhis untuk kelalaian

Bagikan:
Terjemahan dari
Pramāda
Indonesiakecerobohan,
ketidakpedulian
SanskertaPramāda, pramada
Tionghoa放逸
Tibetབག་མེད་པ།
(Wylie: bag med pa;
THL: bakmepa
)
Vietnamphóng dật

phóng túng
dễ duôi

lơ là
Daftar Istilah Buddhis

Kelalaian atau kecerobohan atau ketidakpedulian atau tidak waspada (Pāli: pamada; Sansekerta: Pramāda; ponetik Tibet: bakmepa) adalah istilah Buddhis yang merujuk pada kondisi mental yang tidak waspada atau bertindak tanpa pertimbangan atau kehati-hatian. Di tradisi Mahayana, pramāda didefinisikan sebagai tidak bersungguh-sungguh dan tidak hati-hati dalam menerapkan sikap yang bermanfaat dan meninggalkan sikap yang tidak bermanfaat.[1][2]

Pramāda diidentifikasikan sebagai:

Definisi

Mipham Rinpoche menyatakan:

Kelalaian (pramāda) adalah tidak bersungguh-sungguh dan tidak hati-hati dalam melakukan kebajikan dan menjauhi perbuatan jahat, dan itu disebabkan oleh tiga racun bersama dengan kemalasan (kausīdya). Ini adalah lawan dari ketelitian (apramāda), dan fungsinya adalah untuk meningkatkan keburukan dan mengurangi kebajikan.[2]

Abhidharma-samuccaya menyatakan:

Apakah yang dimaksud dengan ketidakpedulian (pramāda)? Adalah berkutat dalam hasrat-nafsu (raga), ketidaksukaan-kebencian (dvesha), dan kebingungan-kesesatan (moha) yang diperparah oleh kemalasan (kausīdya). Pramāda ini tidak memperhatikan apa yang positif dan juga tidak melindungi pikiran dari hal-hal yang tidak dapat memberikan kepuasan yang langgeng. Hal ini menjadi dasar untuk meningkatkan kondisi yang tidak sehat dan mengurangi kondisi yang sehat.[1]

Alexander Berzin menjelaskan:

Berdasarkan hasrat nafsu (raga), permusuhan (dvesha), kenaifan (moha), atau kemalasan (kausīdya), ketidakpedulian adalah kondisi pikiran yang tidak terlibat dalam apa pun yang konstruktif dan tidak menahan diri dari aktivitas yang tercemar oleh kebingungan. Pramāda adalah tidak menganggap serius dan dengan demikian tidak peduli dengan akibat dari perilaku kita.[3]

Lihat pula

Referensi

Daftar kutipan

  1. 1 2 Guenther & Kawamura 1975, Kindle, 971-973.
  2. 1 2 Kunsang 2004, hlm. 28.
  3. ↑ Berzin (2006)

Daftar pustaka

  • Guenther, Herbert V.; Kawamura, Leslie S. (1975). Mind in Buddhist Psychology: A Translation of Ye-shes rgyal-mtshan's "The Necklace of Clear Understanding". Dharma Publishing.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Edisi Kindle.
  • Gateway to Knowledge, Vol. 1. Diterjemahkan oleh Kunsang, Erik Pema. North Atlantic Books. 2004.
  • Nina van Gorkom (13 Agustus 2010). "Cetasikas". Zolag.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan