Minggu, 27 September 2026
23:54 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Praemium Imperiale

Praemium Imperiale

Praemium Imperiale
Deskripsi"Kontribusi menakjubkan untuk pengembangan, promosi dan progres seni rupa"[1]
Negara Jepang
Dipersembahkan olehKeluarga Kekaisaran Jepang
Asosiasi Kesenian Jepang
Diberikan perdana1989
Diberikan terakhir2017
Situs webPraemium Imperiale
250px-Takamatsunomiya_nobuhito.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pangeran Takamatsu

Praemium Imperiale (artinya "Penghargaan Budaya Dunia dalam Kenangan Yang Mulia Pangeran Takamatsu", bahasa Jepang:高松宮殿下記念世界文化賞, Takamatsu no miya denka kinen sekai bunka-shō) adalah sebuah penghargaan seni rupa internasional yang dianugerahi sejak 1989 oleh Keluarga Kekaisaran Jepang atas perantara Asosiasi Kesenian Jepang dalam bidang lukisan, ukiran, arsitektur, musik, dan teater/film.[2] Ranah-ranah prestasi tersebut tak disoroti oleh Penghargaan Nobel. Penghargaan-penghargaan tersebut dianugerahi untuk kontribusi-kontribusi menakjubkan pada pengembangan, promosi dan progres seni rupa.

Tabel penerima

Tahun Lukisan Ukiran Arsitektur Musik Film/Teater
2017Shirin NeshatEl AnatsuiRafael MoneoYoussou N’DourMikhail Baryshnikov
2016Cindy ShermanAnnette MessagerPaulo Mendes da RochaGidon KremerMartin Scorsese
2015Tadanori YokooWolfgang LaibDominique PerraultMitsuko UchidaSylvie Guillem
2014Martial RaysseGiuseppe PenoneSteven HollArvo PärtAthol Fugard[3]
2013Michelangelo PistolettoAntony GormleyDavid ChipperfieldPlácido DomingoFrancis Ford Coppola
2012Cai Guo-QiangCecco BonanotteHenning LarsenPhilip GlassYoko Morishita
2011Bill ViolaAnish KapoorRicardo LegorretaSeiji OzawaJudi Dench
2010Enrico CastellaniRebecca HornToyo ItoMaurizio PolliniSophia Loren
2009Hiroshi SugimotoRichard LongZaha HadidAlfred BrendelTom Stoppard
2008Richard HamiltonIlya dan Emilia KabakovPeter ZumthorZubin MehtaSakata Tōjūrō
2007Daniel BurenTony CraggHerzog & de MeuronDaniel BarenboimEllen Stewart
2006Yayoi KusamaChristian BoltanskiFrei OttoSteve ReichMaya Plisetskaya
2005Robert RymanIssey MiyakeYoshio TaniguchiMartha ArgerichMerce Cunningham
2004Georg BaselitzBruce NaumanOscar NiemeyerKrzysztof PendereckiAbbas Kiarostami
2003Bridget RileyMario MerzRem KoolhaasClaudio AbbadoKen Loach
2002Sigmar PolkeGiuliano VangiNorman FosterDietrich Fischer-DieskauJean-Luc Godard
2001Lee UfanMarta PanJean NouvelOrnette ColemanArthur Miller
2000Ellsworth KellyNiki de Saint PhalleRichard RogersHans Werner HenzeStephen Sondheim
1999Anselm KieferLouise BourgeoisFumihiko MakiOscar PetersonPina Bausch
1998Robert RauschenbergDani KaravanÁlvaro SizaSofia GubaidulinaRichard Attenborough
1997Gerhard RichterGeorge SegalRichard MeierRavi ShankarPeter Brook
1996Cy TwomblyCésarTadao AndoLuciano BerioAndrzej Wajda
1995MattaChristoRenzo PianoAndrew Lloyd WebberNakamura Utaemon VI
1994Zao Wou-kiRichard SerraCharles CorreaHenri DutilleuxJohn Gielgud
1993Jasper JohnsMax BillKenzo TangeMstislav RostropovichMaurice Béjart
1992Pierre SoulagesAnthony CaroFrank GehryAlfred SchnittkeAkira Kurosawa
1991BalthusEduardo ChillidaGae AulentiGyörgy LigetiIngmar Bergman
1990Antoni TàpiesArnaldo PomodoroJames StirlingLeonard BernsteinFederico Fellini
1989Willem de Kooning
and David Hockney
Umberto MastroianniI. M. PeiPierre BoulezMarcel Carné

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Selection criteria". Official website. Diarsipkan dari asli tanggal 2005-11-26. Diakses tanggal Januari 19, 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Goldberger, Paul (Oktober 27, 1994). "In 1994, What Draws Eyes? The Megaprize". The New York Times. Diakses tanggal Januari 18, 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "STIAS Fellow Athol Fugard receives prestigious 2014 prize". Stellenbosch University. Diakses tanggal Juli 17, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan