Jumat, 16 Oktober 2026
11:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Potamon potamios

Potamon potamios

Bagikan:
Potamon potamios Suntingan nilai di Wikidata
250px-Potamon_potamios_Crete.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
langid-250px-Status_iucn3.1_NT.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hampir terancam
IUCN135117 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumArthropoda
KelasMalacostraca
OrdoDecapoda
FamiliPotamidae
GenusPotamon
SpesiesPotamon potamios Suntingan nilai di Wikidata
Olivier, 1804
Tata nama
ProtonimCancer potamios Suntingan nilai di Wikidata
Artikel takson sembarang

Potamon potamios, atau kepiting air tawar Levant, adalah kepiting semi-terestrial yang ditemukan di sekitar wilayah Mediterania bagian timur, termasuk di banyak pulau Mediterania,[1] dan membentang hingga ke selatan dan barat mencapai Semenanjung Sinai.[2]

Deskripsi

Kepiting air tawar Levant memiliki rentang kaki rata-rata 10 hingga 15 sentimeter, dan jantan biasanya lebih besar daripada betina. Karapasnya sedikit melengkung, halus, dan cekung, dengan ukuran 5 hingga 7 sentimeter. Kedua capitnya besar dan tidak sama ukurannya, sedangkan gonopod pertamanya berbentuk kerucut atau ramping.[3]

Sebaran

Kepiting air tawar Levant dapat ditemukan di Suriah, Lebanon, Israel dan Palestina, Siprus, Yordania, Turki bagian selatan, serta di Semenanjung Sinai Mesir dan beberapa pulau di Yunani seperti Kreta, Karpathos, Naxos, dan lainnya. Spesies ini juga terdapat di beberapa wilayah Irak dekat perbatasannya dengan Suriah dan di Arab Saudi dekat perbatasannya dengan Yordania.[1] Sebarannya mencakup berbagai ekoregion, seperti hutan campuran konifer dan berdaun lebar Mediterania timur, hutan campuran dan sklerofil Mediterania di wilayah Aegea dan Turki barat, serta hutan Mediterania Siprus.[4] Habitat kepiting ini mencakup berbagai lingkungan, meskipun biasanya ditemukan di sungai, aliran air, dan danau.[1] Spesies ini lebih menyukai daerah dengan dasar berlumpur dan berbatu agar dapat menggali liang dan bersembunyi.[3]

Perilaku

Kepiting air tawar Levant adalah spesies semi-terestrial yang sangat aktif baik di darat maupun di air. Spesies ini tidak bersifat sosial dan menunjukkan perilaku agresif serta teritorial, terutama selama musim kawin.[3] Pada spesies ini, individu berukuran sedang bersifat nokturnal, sedangkan yang berukuran lebih besar bersifat diurnal.[1] Pada malam hari, beberapa jantan menyebar ke habitat darat di sekitarnya, dapat menjauh hingga 40 meter dari air. Kepiting air tawar Levant juga dikenal karena kemampuannya menggali liang di permukaan berlumpur.[3]

Makanan

Kepiting air tawar Levant bersifat omnivora dan secara aktif memangsa invertebrata kecil serta kadang-kadang katak dan ikan, sementara mereka juga mengais permukaan yang tertutup alga serta memakan daun dan tumbuhan mati. Kanibalisme juga terjadi pada spesies ini antara individu yang memiliki perbedaan ukuran tubuh yang mencolok.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Cumberlidge, N. (2008). "Potamon potamios". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2008 e.T135117A4061032. doi:10.2305/IUCN.UK.2008.RLTS.T135117A4061032.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Neil Cumberlidge (2009). "Freshwater Crabs and Shrimps (Crustacea: Decapoda) of the Nile Basin". Dalam Henri J. Dumont (ed.). The Nile: Origin, Environments, Limnology and Human Use. Monographiae Biologicae. Vol. 89. Springer. hlm. 546–562. doi:10.1007/978-1-4020-9726-3_27. ISBN 978-1-4020-9725-6.
  3. 1 2 3 4 5 Michael (2023-10-26). "Potamon Potamios – Detailed Guide: Care, Diet, and Breeding". Shrimp and Snail Breeder (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-09-27.
  4. ↑ "Ecoregions 2017 ©". ecoregions.appspot.com. Diakses tanggal 2024-09-27.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan