Kamis, 15 Oktober 2026
04:44 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Positronium hidrida

Positronium hidrida

molekul eksotis yang terdiri dari atom hidrogen yang terikat pada atom positronium

Bagikan:
Positronium hidrida
250px-Positronium-hydride-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-PsH.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC
Positronium hidrida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • [Ps][H]
Sifat
PsH
Massa molar 1,00794[1]
Penampilan Kemungkinan gas
Struktur
Molekul diatomik[2]
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Positronium hidrida, atau hidrogen positrida[3] adalah sebuah molekul eksotis yang terdiri dari sebuah atom hidrogen yang terikat pada sebuah atom eksotis positronium (yang merupakan kombinasi dari sebuah elektron dan sebuah positron). Rumusnya adalah PsH. Molekul ini diprediksi eksis pada tahun 1951 oleh A Ore,[4] dan kemudian dipelajari secara teoretis, tetapi tidak teramati hingga tahun 1990. R. Pareja, R. Gonzalez dari Madrid memerangkap positronium dalam kristal magnesia sarat hidrogen. Perangkap ini dipersiapkan oleh Yok Chen dari Laboratorium Nasional Oak Ridge.[5] Dalam eksperimen ini, positron dipanaskan sehingga tidak bergerak dengan kecepatan tinggi, dan kemudian bereaksi dengan ion H− di dalam kristal.[6] Pada tahun 1992, molekul ini diciptakan dalam sebuah eksperimen yang dilakukan oleh David M. Schrader, F.M. Jacobsen dan lainnya di Universitas Aarhus di Denmark. Para peneliti membuat molekul positronium hidrida dengan menembakkan semburan positron yang intens ke dalam metana, yang memiliki kerapatan atom hidrogen tertinggi. Setelah melambat, positron ditangkap oleh elektron biasa untuk membentuk atom positronium yang kemudian bereaksi dengan atom hidrogen dari metana.[7]

Peluruhan

PsH terdiri dari satu proton, dua elektron, dan satu positron. Energi pengikatannya adalah 1,1±0,2 eV. Masa hidup molekul ini adalah 0,65 nanodetik. Masa hidup positronium deuterida tidak dapat dibedakan dari positronium hidrida.[6]

Peluruhan positronium mudah diamati dengan mendeteksi dua foton sinar gama 511 keV yang dipancarkan dalam peluruhan. Energi foton dari positronium seharusnya sedikit berbeda dengan energi pengikatan molekulnya. Namun, hal ini masih belum terdeteksi.[3]

Sifat

Struktur PsH adalah molekul diatomik dengan ikatan kimia antara dua pusat bermuatan positif. Elektronnya lebih terkonsentrasi di sekitar proton.[2] Memprediksi sifat-sifat PsH adalah masalah Coulomb empat benda. Setelah dihitung menggunakan metode variasi stokastik, ukuran molekulnya lebih besar daripada dihidrogen, yang memiliki panjang ikatan 0,7413 Å.[8] Dalam PsH, positron dan proton memliki jarak rata-rata sebesar 3,66 a0 (1,94 Å). Positronium dalam molekul ini mengalami pembengkakan dibandingkan dengan atom positronium, meningkat menjadi 3,48 a0 dibandingkan dengan 3 a0. Jarak rata-rata elektron dari proton lebih besar daripada molekul dihidrogen, yaitu 2,31 a0 dengan kerapatan maksimum pada 2,8 au.[3]

Pembentukan

Karena masa hidupnya yang singkat, penetapan sifat kimia positronium hidrida mengalami kesulitan, meski perhitungan teoretis dapat memprediksi hasilnya. Salah satu metode pembentukannya adalah melalui hidrida logam alkali yang bereaksi dengan positron. Molekul dengan momen dipol lebih besar dari 1,625 D diprediksi menarik dan menahan positron dalam keadaan terikat. Model Crawford memprediksi penangkapan positron ini. Dalam kasus molekul litium hidrida, natrium hidrida, dan kalium hidrida, aduk ini terurai serta menghasilkan positronium hidrida dan bentuk ion positif alkali.[9]

M+H− + e+ → PsH + M+

Senyawa serupa

PsH adalah sebuah senyawa eksotis yang sederhana. Senyawa positronium lainnya dimungkinkan melalui reaksi e+ + AB → PsA + B+.[10] Zat lain yang mengandung positronium adalah di-positronium dan ion Ps− dengan dua elektron. Molekul Ps dengan materi normal meliputi halida dan sianida.[2]

Positronium antihidrida (PsH) mengandung antihidrogen alih-alih hidrogen. Molekul ini dapat dibuat bila ion antihidrida (H+) bereaksi dengan positronium (Ps)

H+ + Ps → PsH + e+

Eksperimen GBAR menggunakan reaksi H + Ps → H+ + e− serupa tetapi tidak dapat menghasilkan positronium antihidrida, karena terlalu banyak energi yang tersisa agar positronium antihidrida menjadi stabil.[11]

Referensi

  1. ↑ "positronium hydride". ebi.ac.uk. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 April 2018. Diakses tanggal 4 Desember 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Saito, Shiro L. (2000). "Is Positronium Hydride Atom or Molecule?". Nuclear Instruments and Methods in Physics Research B. 171 (1–2): 60–66. Bibcode:2000NIMPB.171...60S. doi:10.1016/s0168-583x(00)00005-7.
  3. 1 2 3 Usukura, J.; K. Varga; Y. Suzuki (22 Apr 1998). "Signature of the existence of the positronium molecule". Physical Review A. 58 (3): 1918. arXiv:physics/9804023. Bibcode:1998PhRvA..58.1918U. doi:10.1103/PhysRevA.58.1918. S2CID 11941483.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Usukura, J.; Varga, K.; Suzuki, Y. (1998). "Signature of the existence of the positronium molecule". Physical Review A. 58 (3): 1918. arXiv:physics/9804023. Bibcode:1998PhRvA..58.1918U. doi:10.1103/PhysRevA.58.1918. S2CID 11941483.
  5. ↑ "FY 1992 Accomplishments - "Out of This World" Chemical Compound Observed" (PDF). hlm. 9.
  6. 1 2 Monge, M. A.; R. Pareja; R. González; Y. Chen (1996). "Positronium deuteride and hydride in MgO crystals". Journal of Radioanalytical and Nuclear Chemistry. 211 (1): 23–29. Bibcode:1996JRNC..211...23M. doi:10.1007/BF02036251. ISSN 0236-5731. S2CID 96576192.
  7. ↑ Schrader, D. M.; Jacobson, Finn M.; Niels-Peter, Niels-Peter; Mikkelsen, Ulrik (1992). "Formation of Positronium Hydride". Physical Review Letters. 69 (1): 57–60. Bibcode:1992PhRvL..69...57S. doi:10.1103/PhysRevLett.69.57. PMID 10046188.
  8. ↑ "Bond lengths and dissociation enthalpies of diatomic molecules". National Physics Laboratory Kaye and Laby tables of physical and chemical constants.
  9. ↑ Oyamada, Takayuki; Masanori Tachikawa (2014). "Multi-component molecular orbital study on positron attachment to alkali-metal hydride molecules: nature of chemical bonding and dissociation limits of [LiH; e+]". The European Physical Journal D. 68 (8): 231. Bibcode:2014EPJD...68..231O. doi:10.1140/epjd/e2014-40708-4. ISSN 1434-6060. S2CID 119703798.
  10. ↑ Schrader, D. M. (1992). "Positronium hydride formation in collisions of positrons with molecular hydrogen". Theoretica Chimica Acta. 82 (5): 425–434. doi:10.1007/BF01113943. ISSN 0040-5744. S2CID 95698790.
  11. ↑ Froelich, Piotr (30 Juli 2023). Formation of the postronium antihydride molecules in low energy, 5-body collisions. 25th European Conference on Few-Body Problems in Physics.

Bacaan lebih lanjut

Hidrida logam alkali
(Golongan 1)
Hidrida logam alkali
tanah (Golongan 2)
Monohidrida
Dihidrida
Hidrida golongan 13
Borana
Alana
Galana
Indigana
Talana
Nihonana (diprediksi)
  • NhH
  • NhH3
  • Nh2H6
  • NhH5
Hidrida golongan 14
Hidrokarbon
Silana
Silena
Siluna
Germana
Stanana
Plumbana
Flerovana (diprediksi)
  • FlH
  • FlH2
  • FlH4
Hidrida pniktogen
(Golongan 15)
Azana
Azena
Fosfana
Fosfena
Arsana
Stibana
Bismutana
Moskovana
Hidrogen
kalkogenida
(Hidrida golongan 16)
Polioksidana
Polisulfana
Selana
Telana
Polana
Livermorana
Hidrogen halida
(Hidrida golongan 17)
Hidrida logam transisi
Hidrida lantanida
Hidrida aktinida
Hidrida atom eksotis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan