Senin, 02 November 2026
16:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Orang-Orang Malang

Orang-Orang Malang

Bagikan:
Poor Folk
250px-Poor_Folk-1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Edisi pertama
PengarangFyodor Dostoevsky
Judul aslibahasa Rusia: Бедные люди, Bednye lyudi'
PenerjemahLena Milman
NegaraRusia
BahasaRusia
GenreNovel epistolari
Tanggal terbit
1846
Tgl. terbit (bhs. Inggris)
1894
Jenis mediaCetak (Sampul keras & Sampul kertas)
OCLC2041466
891.73/3
LCCPG3328

Orang-Orang Malang (bahasa Rusia:Бедные люди, Bednye lyudi) adalah novel perdana karya Fyodor Dostoevsky, yang ditulis selama sembilan bulan antara 1844 dan 1845. Dostoyevsky berada dalam kesulitan keuangan karena gaya hidup bermewah-mewahnya dan mengalami kecanduan judi; meskipun ia membuat beberapa terjemahan novel asing, karya-karya tersebut hanya mendapatkan sedikit kesuksesan, dan ia memutuskan untuk menulis novel buatannya sendiri untuk mengumpulkan dana.

Referensi

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Novel dan
novella
Cerpen
dan novelette
Non-fiksi
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan