Sabtu, 26 September 2026
11:10 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Sasapuan

Sasapuan

genus tumbuh-tumbuhan

Sasapuan
250px-Flickr_-_Jo%C3%A3o_de_Deus_Medeiros_-_Polygala_poaya.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Polygala poaya
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Polygalaceae
Tribus: Polygaleae
Genus: Polygala
L.
Spesies tipe
Polygala vulgaris
L.
Spesies

Lihat teks

Sinonim
  • Monrosia Grondona 1949
  • Pilostaxis Raf.
  • Triclisperma Nieuwl.
Artikel takson sembarang

Sasapuan yang juga disebut sebagai Polygala, daun susu atau bunga remason adalah genus besar tumbuhan berbunga yang termasuk dalam famili Polygalaceae. Genus ini tersebar luas di sebagian besar dunia,[1] terutama di zona beriklim sedang dan tropika.[2] Nama genus ini berasal dari bahasa Yunani kuno "banyak susu", karena tumbuhan ini dianggap dapat meningkatkan hasil susu pada sapi.[3]

Deskripsi

Seperti yang dijelaskan secara tradisional, Genus ini mencakup tumbuhan semusim dan tumbuhan menahun, perdu, tumbuhan merambat, dan pohon.[1] Akarnya sering kali memiliki aroma yang mirip dengan gandapura.[2] Helaian daun umumnya tidak terbagi dan bermata halus, serta tersusun bergantian pada sebagian besar spesies. Bunga majemuknya adalah rangkaian beberapa bunga berbentuk bunga tandan atau berujung runcing, spesiesnya sesekali menghasilkan bunga soliter.[2] Bunganya berbentuk bilateral, dengan dua kelopak bunga besar seperti mahkota bunga di sisinya yang sering disebut "sayap",[2] dan tiga kelopak kecil di belakang. Ada tiga mahkota bunga berwarna ungu kemerahan, kuning, atau putih yang menyatu di bagian pangkalnya. Yang paling bawah dari ketiganya adalah mahkota yang "berbentuk perahu, cucullate (seperti tudung), atau berbentuk helm".[1] Kelopak berbentuk perahu mungkin memiliki paruh atau pinggiran di ujungnya.[2] Benang sari dan putiknya berada dalam lekukan kelopak berbentuk perahu. Buahnya berbentuk kapsul, terkadang bersayap, dan berisi dua biji,[1] biasanya berwarna hitam, berbulu dan berujung salut biji putih besar.[2] Tidak ada anggota genus ini yang diketahui membentuk nodul pengikat nitrogen.[4]

Ekologi

Spesiesnya digunakan sebagai pakan oleh larva beberapa spesies Lepidoptera termasuk kupu-kupu Pyrgus alveus.

Taksonomi

Genus ini pertama kali dideskripsikan oleh Carl Linnaeus pada tahun 1754. Studi filogeni menunjukkan bahwa seperti yang dibatasi secara tradisional genus ini tidak monofili. Genus ini telah menjadi "takson keranjang sampah"; hampir semua spesies dengan bunga yang tampaknya mirip dengan subfamili Faboideae, yakni dua sepal lateral petaloidnya membentuk "sayap", dua kelopak membentuk "standar", dan satu kelopak membentuk "lunas", ditambah kapsul buah bilokular ditempatkan di genus ini. Sedangkan spesies dengan ciri-ciri yang lebih terspesialisasi (khususnya pada buah), ditempatkan pada genus lain. Pada tahun 2011, John Richard Abbott memisahkan beberapa genus yang lebih jelas dari genus ini.[5]

Spesies

Sebagian karena perbedaan batasan, jumlah spesies valid yang dilaporkan dalam genus ini bervariasi, mulai dari sekitar 350,[6][6] 500,[1][2] 725,[7] hingga 730.[8] Benua Amerika memiliki spesies paling banyak, terutama Amerika Selatan,[8] benua Afrika menempati urutan kedua dalam keanekaragaman, dan Asia menempati urutan ketiga.[7] Pada April 2020, Plants of the World Online menerima sekitar 660 spesies dalam genus ini.[9]

Untuk daftar spesiesnya lihat: Daftar spesies tumbuhan dalam genus Polygala

Beberapa spesies yang sekarang ditempatkan dalam genus lain yakni:

Kultivasi

Beberapa spesiesnya dihargai dalam budidaya. Polygala × dalmaisiana yang berupa perdu malar hijau, telah memperoleh Penghargaan Garden Merit dari Royal Horticultural Society.[10]

Galeri

250px-Polygala_amara_a1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Polygala amara
250px-Bog_Batchelors_Button_%285385569343%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Polygala lutea
250px-Polygala_myrtifolia_%282921770836%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Polygala myrtifolia
250px-Polygalanana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Polygala nana
250px-Polygala_vulgaris_290504.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Polygala vulgaris

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Polygala. Flora of China.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 Polygala. The Jepson eFlora 2013.
  3. ↑ Coombes, A. J. (2012). The A to Z of Plant Names. USA: Timber Press. hlm. 312. ISBN 9781604691962.
  4. ↑ Dilworth, M. J. (2008). Nitrogen-fixing leguminous symbioses (dalam bahasa Spanyol). Dordrecht: Springer. ISBN 978-1-4020-3548-7. OCLC 226076050.
  5. ↑ Abbott, J. Richard (2011). "Notes on the disintegration of Polygala (Polygalaceae), with four new genera for the Flora of North America". Journal of the Botanical Research Institute of Texas. 5 (1): 125–137. JSTOR 41972495.
  6. 1 2 Coelho, V. P. D. M., et al. (2008). Flora of Paraíba, Brazil: Polygala L.(Polygalaceae). Acta Botânica Brasilica 22(1), 225-39. (Portuguese)
  7. 1 2 Lüdtke, R., et al. (2013). The genus Polygala L.(Polygalaceae) in Southern Brazil. Hoehnea 40(1), 1-50. (Portuguese)
  8. 1 2 Pastore, J. F. B. and T. B. Cavalcanti. (2008). A New Species of Polygala (Polygalaceae) from Brazil. Novon 18(1), 90-93.
  9. ↑ "Polygala Tourn. ex L.", Plants of the World Online, Royal Botanic Gardens, Kew, diakses tanggal 2020-04-13
  10. ↑ "RHS Plant Selector - Polygala × dalmaisiana". Diakses tanggal 13 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan