Minggu, 27 September 2026
21:12 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Polusit

Polusit

mineral zeolit

Artikel ini bukan mengenai Polusi.
Polusit
330px-Pollucite-193819.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kristal tabular euhedral dari polusit yang tak berwarna, tembus cahaya dan berkilau dengan permukaan kristal buram dari Afghanistan (ukuran: 2,7 × 2,4 × 1,2 cm)
Umum
KategoriMineral
Rumus kimiaCs(Si2Al)O6·nH2O
Klasifikasi Strunz9.GB.05
Klasifikasi Dana77.1.1.2
Identifikasi
Kekerasan skala Mohs6,5 hingga 7

Polusit adalah sebuah mineral zeolit dengan rumus (Cs,Na)2Al2Si4O12·2H2O dengan besi, kalsium, rubidium, dan kalium sebagai unsur pengganti yang umum. Mineral ini penting sebagai bijih sesium yang signifikan dan terkadang rubidium. Polusit membentuk deret larutan padat dengan analsim. Ia mengkristal dalam sistem kristal isometrik–heksoktahedral sebagai massa nirwarna, berwarna putih, abu-abu, atau (yang jarang terjadi) merah muda dan biru. Kristal polusit yang terbentuk dengan baik jarang terjadi. Ia memiliki kekerasan Mohs sebesar 6,5 dan berat jenis sebesar 2,9. Ia memiliki pecahan yang rapuh dan tak ada belahan.

Penemuan dan keterjadian

250px-Pollucite-RoyalOntarioMuseum-Jan18-09.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sampel bijih polusit yang disimpan di Museum Kerajaan Ontario

Bijih ini pertama kali dideskripsikan oleh August Breithaupt pada tahun 1846 karena keterjadiannya di pulau Elba, Italia. Namanya diambil dari Pollux, kembaran dari Castor dengan alasan bahwa polusit sering ditemukan berasosiasi dengan petalit (sebelumnya dikenal sebagai kastorit).[1] Kandungan sesium yang tinggi terlewatkan oleh analisis pertama yang dilakukan oleh Karl F. Plattner pada tahun 1848,[2] tetapi setelah penemuan sesium pada tahun 1860, analisis kedua pada tahun 1864 mampu menunjukkan kandungan sesium yang tinggi dalam polusit.[3]

Keterjadian tipikalnya adalah pada granit yang kaya litium, pegmatit, yang berasosiasi dengan kuarsa, spodumen, petalit, ambligonit, lepidolit, elbait, kassiterit, kolumbit, apatit, eukriptit, muskovit, albit, dan mikroklin.

Sekitar 82% dari cadangan polusit yang diketahui di dunia terdapat di dekat Danau Bernic di Manitoba, Kanada, tempat bijih ini ditambang untuk diambil kandungan sesiumnya untuk digunakan dalam bantuan pengeboran minyak sesium format.[4] Bijih ini mengandung sekitar 23%[5]: 1  hingga 25%[6]: 2  sesium dari total beratnya.

Referensi

  1. ↑ Breithaupt, August (1846). "Neue Mineralien". Annalen der Physik und Chemie. 69 (11): 439–442. Bibcode:1846AnP...145..429B. doi:10.1002/andp.18461451111.
  2. ↑ Plattner, C. F. (1846). "Chemische Untersuchung zweier neuen, vom Herrn Prof. Breithaupt mineralogisch bestimmten Mineralien von der Insel Elba". Annalen der Physik und Chemie. 145 (11): 443–447. Bibcode:1846AnP...145..443P. doi:10.1002/andp.18461451112.
  3. ↑ Pisani, F. (1864). "Étude chimique et analyse du pollux de l'ile d'Elbe". Comptes rendus. 58: 714–716.
  4. ↑ http://www.encyclopedia.com/doc/1G1-75752682.html Original reference to Mining Journal, 2 Maret 2001, hlm. 160. Diakses tanggal 29 Januari 2024. (Pranala mati 15 Februari 2022)
  5. ↑ Harris, Keith L. (1979). Cesium. US Department of the Interior, Bureau of Mines.
  6. ↑ Nichols, Ivan L.; Dean, Karl C. (1966). Volatilization of Cesium Chloride from Pollucite Ore. Vol. 6780. US Department of the Interior, Bureau of Mines.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pollucite.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan