| Podocarpus nivalis | |
|---|---|
| P. nivalis di Pegunungan Kakanui | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Gymnospermae |
| Divisi: | Pinophyta |
| Kelas: | Pinopsida |
| Ordo: | Araucariales |
| Famili: | Podocarpaceae |
| Genus: | Podocarpus |
| Spesies: | P. nivalis |
| Nama binomial | |
| Podocarpus nivalis | |
Podocarpus nivalis, atau tōtara gunung atau tōtara salju, adalah spesies konifer dalam keluarga Podocarpaceae. Tanaman ini endemik di Selandia Baru.
Nama dan etimologi
Podocarpus nivalis pertama kali dideskripsikan dan digambar oleh W.J. Hooker pada tahun 1843 dalam karyanya yang berjudul Icones Plantarum. Tumbuhan yang dideskripsikan tersebut ditemukan di Gunung Tongariro, di Pulau Utara Selandia Baru, oleh William Colenso, "di dekat batas salju abadi".[3]
Nama spesies "nivalis" berarti "tumbuh di dalam atau dekat salju."[4] Nama vernakular lain untuk tanaman ini adalah "tōtara alpin".[5]
Deskripsi
Podocarpus nivalis tumbuh sebagai perdu setinggi 20–40 cm dengan cabang-cabang yang menyebar. Tanaman ini juga bisa tumbuh semi-tegak hingga setinggi 2 atau 3 meter. Cabang yang menyentuh tanah sering kali berakar.[6] Tanaman ini membentuk hamparan seluas beberapa meter persegi.[5]
Daunnya tebal, kaku, dan tumbuh rapat. Daun tersusun secara spiral dan berwarna hijau kecokelatan saat menua.[6] Daunnya memiliki panjang 3–10 mm dan lebar 2–2,5 mm, berbentuk seperti perahu (navikulat) hingga ovate-linear. Daun mungkin melengkung ke luar atau ke bawah. Ujung daunnya tumpul atau mucronate.[5]

Persebaran
Spesies ini ditemukan di Pulau Utara bagian selatan Gunung Hikurangi dan Gunung Pirongia serta di Pulau Selatan.[6]
Budidaya dan kegunaan
Tanaman ini adalah salah satu podokarpa paling tangguh di Belahan Bumi Selatan, yang mampu bertahan pada suhu minus 25 °C (minus 13 °F) di Kepulauan Britania,[butuh rujukan] dan bertahan hidup dalam periode panjang di bawah salju di habitat aslinya, dekat garis pohon di pegunungan tinggi Selandia Baru. Tanaman ini membutuhkan curah hujan yang tinggi untuk tumbuh dengan baik.
Referensi
- ↑ Farjon, A. (2013). "Podocarpus nivalis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T42522A2984790. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T42522A2984790.en. Diakses tanggal 16 November 2021.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Podocarpus nivalis Hook". New Zealand Organisms Register. Landcare Research New Zealand. Diakses tanggal 15 Januari 2016.
- ↑ Icones Plantarum, vol 2 dari Seri Baru, atau vol 6 dari keseluruhan karya, Tab. 582 (lihat halaman berikutnya untuk gambarnya).
- ↑ Farjon 2017, hlm. 897.
- 1 2 3 Farjon 2017, hlm. 898.
- 1 2 3 Eagle 2008, hlm. 14.
Sumber
- Eagle, Audrey (2008). Eagle's complete trees and shrubs of New Zealand. Vol. 1. Wellington: Te Papa Press. ISBN 978-0-909010-08-9. Templat:QID.
- Farjon, Aljos (2017). Handbook of the World's Conifers. Leiden: Brill. OCLC 971248835.
Bacaan lebih lanjut
- Allan. H.H. 1961. Flora of New Zealand. Government Printer, Wellington.
- Bean. W. Trees and Shrubs Hardy in Great Britain. Vol 1 - 4 and Supplement. Murray 1981
- Huxley. A. 1992. The New RHS Dictionary of Gardening. MacMillan Press 1992 ISBN0-333-47494-5
| Podocarpus nivalis |
|
|---|---|
Artikel bertopik konifer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |