Sabtu, 31 Oktober 2026
23:49 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pius Riana Prapdi

Pius Riana Prapdi

Bagikan:
Yang Mulia

Pius Riana Prapdi
Uskup Ketapang
250px-Mgr_Pius_Riana_Prapdi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
GerejaGereja Katolik Roma
Keuskupan agung
Pontianak
KeuskupanKetapang
Penunjukan25 Juni 2012
(14 tahun, 128 hari)
PendahuluBlasius Pujaraharja
Jabatan lainKetua Badan Kerjasama Bina Lanjut Imam Indonesia KWI (2025–aekarang)
Imamat
Tahbisan imam
8 Juli 1995
(31 tahun, 115 hari)
oleh Julius Kardinal Darmaatmadja, S.J.
Tahbisan uskup
9 September 2012
(14 tahun, 52 hari)
oleh Blasius Pujaraharja
Informasi pribadi
Nama lahirPius Riana Prapdi
Lahir5 Mei 1967 (umur 59)
Paniai, Papua Tengah
KewarganegaraanIndonesia
DenominasiKatolik Roma
KediamanJalan Jenderal Ahmad Yani 74 Kantor, Delta Pawan, Ketapang 78811[1]
Orang tuaEusebius Krisdiharjo (†) (Ayah)
Maria Christina Dalminah (Ibu)
Jabatan sebelumnya
AlmamaterUniversitas Sanata Dharma
Semboyan"Serviens in Caritate"
(Pelayanan dalam kasih)
LambangLambang Pius Riana Prapdi

Mgr. Pius Riana Prapdi (lahir 5 Mei 1967) adalah Uskup Keuskupan Ketapang dan merupakan imam diosesan.[2]

Riwayat Hidup

Meskipun lahir di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, hingga masa remajanya, Prapdi besar di Nandan, Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia masuk Seminari Menengah Santo Petrus Kanisius, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada tahun 1983. Tamat dari Seminari Menengah pada 1987, ia menjalani pendidikan sebagai imam di Keuskupan Agung Semarang, dan ditahbiskan pada 8 Juli 1995.[2]

Mgr. Riana adalah Vikaris Jenderal semasa Mgr. Ignatius Suharyo menjadi Uskup Agung Semarang. Ketika Mgr. Suharyo ditunjuk menjadi Uskup Agung Koadjutor Jakarta, Mgr. Riana ditunjuk Dewan Imam menjadi Administrator Diosesan Keuskupan Agung Semarang. Uskup penerus, Mgr. Johannes Pujasumarta kembali menunjuk Pius sebagai Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang.[2]

Pada 25 Juni 2012, Paus Benediktus XVI menunjuk Pius sebagai Uskup Keuskupan Ketapang menggantikan Mgr. Blasius Pujaraharja yang pensiun, seperti yang disampaikan oleh Nuncio Apostolik Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Antonio Guido Filipazzi.[3]

Mottonya sebagai uskup adalah Pelayanan dalam Kasih (Serviens in Caritate), yang merupakan buah dialog antara Yesus dengan Simon Petrus (bdk Yohanes 21:15–18).[4]

Pada hari Minggu, 9 September 2012, ia ditahbiskan menjadi Uskup di Katedral Santa Gemma Galgani Keuskupan Ketapang. Bertindak sebagai Penahbis Utama adalah pendahulunya, Mgr. Blasius Pujaraharja, dan bertindak sebagai Uskup Ko-konsekrator adalah Uskup Agung Pontianak, Mgr. Hieronymus Herculanus Bumbun, OFM Cap. dan Uskup Agung Semarang, Mgr. Johannes Pujasumarta.[5]

Mgr. Prapdi, menjadi Uskup Ko-Konsekrator bagi Mgr. Samuel Oton Sidin, O.F.M. Cap. bersama dengan Mgr. Giulio Mencuccini, C.P. Uskup Sanggau. Mgr. Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak bertindak sebagai Pentahbis Utama.

Studi dan karya

Galeri

  • Mgr. Pius Riana Prapdi
    Mgr. Pius Riana Prapdi

Referensi

  1. ↑ "Nama Uskup dan Keuskupan Se-Indonesia" (PDF). Kementerian Agama Republik Indonesia. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-08-23. Diakses tanggal 2 September 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 (Inggris) "Resignation of the Bishop of Ketapang and appointment of successor". NEWS.VA. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2012-06-26.
  3. ↑ "Jabat Uskup Ketapang". Pontianak Post. 2012-06-26. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2012-06-26.
  4. ↑ "Logo dan Motto Uskup Ketapang yang baru". pantahbis.blospot.com. 2012-8-19. Diakses tanggal 2012-8-31.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  5. ↑ Agustinus Handoko (2012-9-9). "Mgr Pius Riana Prapdi Ditahbiskan Jadi Uskup Ketapang". Kompas. Diakses tanggal 2012-9-9.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pius Riana Prapdi.
Jabatan Gereja Katolik
Didahului oleh:
Blasius Pujaraharja
Uskup Ketapang
25 Juni 2012–kini
Petahana


Ikon rintisan

Artikel bertopik Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan