Jumat, 06 November 2026
03:14 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Pitheciidae

Pitheciidae

Bagikan:
Pitheciidae[1]
Rentang waktu: Miosen hingga saat ini
250px-Pithecia_pithecia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Monyet saki muka-putih (Pithecia pithecia)
250px-Callicebus_nigrifrons_Minas_Gerais.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Monyet titi muka-hitam (Callicebus nigrifrons)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Haplorhini
Infraordo: Simiiformes
Parvordo: Platyrrhini
Famili: Pitheciidae
Mivart, 1865
Genus tipe
Pithecia
Desmarest, 1804
Genera (hidup)
Artikel takson sembarang

Pitheciidae (/pɪθɪˈsaɪ.ɪdiː/) adalah salah satu dari lima famili monyet Dunia Baru yang diakui saat ini. Sebelumnya, anggota famili ini dimasukkan kedalam famili Atelidae. Famili ini mencakup monyet titi, monyet saki dan uakari. Kebanyakan spesiesnya berasal dari wilayah Amazon Brasil, dengan beberapa yang ditemukan dari Kolombia di utara ke Bolivia di selatan.

Ciri

Pitheciidae mencakup monyet-monyet berukuran kecil hingga sedang, dengan panjang kepala-tubuh mulai dari 23 cm untuk titi yang lebih kecil, hingga 44–49 cm untuk uakari. Anggota-anggotanya memiliki bulu sedang hingga panjang dalam warna yang berbeda-beda, umumnya dengan corak-corak berkontras, terkhususnya di muka.

Pitheciidae adalah hewan-hewan diurnal dan arboreal, ditemukan id hutan-hutan tropis dari rawa-rawa dataran rendah hingga lereng gunung. Mereka sebagian besar herbivor, sebagian besar memakan buah-buahan dan biji-bijian, meski beberapa spesies juga akan memakan sejumlah kecil serangga. Saki dan uakari memiliki diastema di antara gigi taring dan premolarnya, tetapi monyet titi, yang memiliki gigi taring yang kecilnya tidak biasa di antara monyet Dunia Baru, tidak memilikinya.[2] Semua spesies memiliki formula dental 2.1.3.32.1.3.3.

Betina melahirkan satu ekor anakan setelah periode kehamilan selama empat hingga enam bulan, tergantung spesiesnya. Uakari dan saki berjanggut mempraktikkan poligami, hidup dalam kelompok yang mencakup 8 hingga 30 ekor monyet. Masing-masing kelompok memiliki beberapa jantan, yang mendirikan sebuah hierarki dominasi di antara mereka. Di sisi lain, titi dan saki Pithecia adalah hewan monogami, dan hidup dalam kelompok-kelompok keluarga yang lebih kecil.[2]

Klasifikasi

*Spesies yang baru dideskripsikan.[7] †Takson punah.

Silvestro etal 2017 menunjukkan kekerabatan genera pitheciid punah dan yang masih hidup:[9]

stem Pitheciidae
stem Callicebinae

Homunculus

Carlocebus

Callicebinae

Cheracebus

Miocallicebus

Callicebus

Plecturocebus

stem Pitheciinae
Xenothrini

Antillothrix

Xenothrix

Insulacebus

Pitheciinae

Mazzonicebus

Nuciruptor

Soriacebus

Pithecia

Cebupithecia

Proteropithecia

Chiropotes

Cacajao

Referensi

  1. ↑ Groves, C.P. (2005). Wilson, D.E.; Reeder, D.M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 141–148. ISBN 0-801-88221-4. OCLC 62265494.
  2. 1 2 Macdonald, D., ed. (1984). The Encyclopedia of Mammals. New York: Facts on File. hlm. 358–361. ISBN 0-87196-871-1.
  3. 1 2 Vermeer, J.; Tello-Alvarado, J. C. (2015). "The Distribution and Taxonomy of Titi Monkeys (Callicebus) in Central and Southern Peru, with the Description of a New Species". Primate Conservation. 29: 9–29. doi:10.1896/052.029.0102.
  4. ↑ Dalponte, Julio César; Silva, Felipe Ennes; Silva Júnior, José de Sousa e. (2014). "New species of titi monkey, genus Callicebus Thomas, 1903 (Primates, Pitheciidae), from Southern Amazonia, Brazil". Papéis Avulsos de Zoologia. 54. doi:10.1590/0031-1049.2014.54.32.
  5. ↑ "news.nationalgeographic.com 2015-03-15 New Titi Monkey Found: Fire-Tailed, With Sideburns". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-27. Diakses tanggal 2015-04-20.
  6. ↑ Gualda-Barros, J.; Nascimento, F. O.; Amaral, M. K. (2012). "A new species of Callicebus Thomas, 1903 (Primates, Pitheciidae) from the states of Mato Grosso and Pará, Brazil" (PDF). Papéis Avulsos de Zoologia. 52 (23): 261–279. doi:10.1590/s0031-10492012002300001. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 16 Juli 2015. Diakses tanggal 2 Juli 2012.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 3 Boubli, J. P.; M. N. F. Da Silva; M. V. Amado; T. Hrbek; F. B. Pontual; I. P. Farias (2008). "A Taxonomic Reassessment of Cacajao melanocephalus Humboldt (1811), with the Description of Two New Species". International Journal of Primatology. 29 (3): 723–741. doi:10.1007/s10764-008-9248-7. S2CID 26561719.
  8. 1 2 3 Serrano-Villavicencio, J.E.; Murtado, C.M.; Vendramel, R.L.; Oliveira do Nascimento, F. (Januari 2019). "Reconsidering the taxonomy of the Pithecia irrorata species group (Primates: Pitheciidae)". Journal of Mammalogy. 100 (1): 130–141. doi:10.1093/jmammal/gyy167.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Silvestro, Daniele; Tejedor, Marcelo F.; Serrano Serrano, Martha L.; Loiseau, Oriane; Rossier, Victor; Rolland, Jonathan; Zizka, Alexander; Antonelli, Alexandre; Salamin, Nicolas (2017). "Evolutionary history of New World monkeys revealed by molecular and fossil data". bioRxiv 10.1101/178111.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan