Jumat, 16 Oktober 2026
01:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Pioneer 4

Pioneer 4

Pesawat ruang angkasa robotik NASA yang di desain untuk mempelajari bulan

Bagikan:
Pioneer 4
Pioneer-3-4.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Wahana antariksa Pioneer 4
Jenis misiTerbang lintas Bulan
OperatorNASA
Identifikasi Harvard1959 Nu 1
COSPAR ID1959-013A
SATCAT no.00113
Durasi misi82.5 jam
Properti wahana
Jenis wahana antariksaPioneer
ProdusenJet Propulsion Laboratory
Massa luncur61 kilogram (134 pon)
Awal misi
Tanggal luncur3 Maret 1959, 05:10:56 GMT
Roket peluncurJuno II
Tempat peluncuranCape Canaveral, LC-5
KontraktorChrysler Corporation
Akhir misi
Kontak terakhir6 Maret 1959, 15:40:00 GMT
Parameter orbit
Sistem rujukanHeliosentris
Sumbu semi-mayor11.015 satuan astronomi (1,6478×1012 km; 1,0239×1012 mi)
Eksentrisitas orbit0.07109
Ketinggian perihelion098 satuan astronomi (1,47×1010 km; 9,1×109 mi)
Ketinggian apohelion113 satuan astronomi (1,69×1010 km; 1,05×1010 mi)
Inklinasi1.5°
Periode398.0 hari
Epoch3 Maret 1959 [1]
Terbang lintas Bulan
Posisi terdekat4 Maret 1959, 22:25 GMT
Jarak58,983 kilometer (36,650 mi)
 
250px-Pioneer_3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Pioneer 4 adalah wahana antariksa spin-stabilized yang diluncurkan sebagai bagian dari program Pioneer yang melakukan terbang lintas (penerbangan antariksa) Bulan. Wahana antariksa ini juga menjadi wahana antariksa AS pertama yang lepas dari gravitasi Bumi dan mencapai orbit heliosentris. Wahana ini membawa muatan yang mirip dengan Pioneer 3: percobaan untuk lingkungan radiasi Bulan menggunakan tabung detektor Geiger-Müller dan percobaan fotografi lunar. Pioneer 4 melintas pada jarak 60.000 km dari permukaan Bulan. Namun, Pioneer 4 tidak datang cukup dekat untuk memicu sensor fotolistrik nya. Wahana antariksa itu masih berada dalam orbit matahari pada 1969.

Referensi

  1. ↑ "NASA – NSSDCA – Spacecraft – Trajectory Details". nssdc.gsfc.nasa.gov. Diakses tanggal 30 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
Ikon rintisan

Artikel bertopik wahana antariksa atau satelit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan