Rabu, 30 September 2026
10:30 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Pim Fortuyn

Pim Fortuyn

Bagikan:
Pim Fortuyn
Pim_Fortuyn_-_May_4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Pim Fortuyn pada tanggal 4 Mei 2002, dua hari sebelum ia dibunuh
Lahir
Wilhelmus Simon Petrus Fortuijn

(1948-02-19)19 Februari 1948
Driehuis, Belanda
Meninggal6 Mei 2002(2002-05-06) (umur 54)
Hilversum, Belanda
Penyebab kematian
Dibunuh
Tempat peristirahatan terakhir
San Giorgio della Richinvelda, Italia
Nama lainPim Fortuijn
AlmamaterVrije Universiteit Amsterdam (Sarjana Ilmu Sosial, Master Ilmu Sosial)
Universitas Groningen (Doktor Filsafat)
PekerjaanPolitikus, sosiolog

Wilhelmus Simon Petrus Fortuijn, dikenal dengan julukan Pim Fortuyn (Belanda:[ˈpɪmfɔrˈtœyn]ⓘ; 19 Februari 1948 – 6 Mei 2002), adalah seorang politikus, pegawai negeri, sosiolog, penulis dan profesor Belanda yang membentuk partainya sendiri, Daftar Pim Fortuyn, pada tahun 2002.[1]

Fortuyn menulai kontroversi akibat pendapatnya mengenai multikulturalisme, imigrasi dan Islam di Belanda. Ia menganggap Islam sebagai "budaya yang terbelakang", dan ia pernah mengatakan bahwa ia akan melarang pendatang Muslim masuk jika hal tersebut dimungkinkan secara hukum.[2] Ia dicap sebagai tokoh populis kanan jauh oleh musuh-musuhnya dan juga oleh media, tetap ia menolak cap tersebut.[3] Ia berulangkali menegaskan bahwa ia adalah seorang pragmatik dan bukan populis.[4]

Fortuyn menjaga jaraknya dari politikus-politikus "kanan jauh" seperti Filip Dewinter di Belgia, Jörg Haider di Austria atau Jean-Marie Le Pen di Prancis. Namun, ia telah membandingkan dirinya dengan politikus-politikus tengah-kanan seperti Silvio Berlusconi dari Italia. Ia juga mengagumi Perdana Menteri Belanda Joop den Uyl yang merupakan seorang demokrat sosial dan juga Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, John F. Kennedy. Selain itu, Fortuyn mengkritik model Polder dan kebijakan-kebijakan pemerintahan Wim Kok.

Salah satu hal yang membuat dirinya menarik perhatian publik adalah latar belakangnya sebagai seorang homoseksual Katolik.

Fortuyn tewas dibunuh selama kampanye pemilu nasional Belanda 2002[5][6][7] oleh Volkert van der Graaf. Saat diadili, van der Graaf mengaku bahwa ia membunuh Fortuyn agar ia tidak lagi menjadikan Muslim sebagai "kambing hitam" dan agar ia tidak dapat lagi menyerang "anggota masyarakat yang lemah" untuk mendapat kekuatan politik.[8][9][10]

Catatan kaki

  1. ↑ Margry, Peter Jan: The Murder of Pim Fortuyn and Collective Emotions. Hype, Hysteria, and Holiness in the Netherlands? published in the Dutch magazine Etnofoor: Antropologisch tijdschrift nr. 16 halaman 106–131, 2003,versi Inggris tersedia daring
  2. ↑ (Belanda) "Volkskrant newspaper interview (summary)". Diarsipkan dari asli tanggal 12 Februari 2002. Diakses tanggal 12 Februari 2002.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  3. ↑ "Cf. this BBC interview". 4 Mei 2002. Diarsipkan dari asli tanggal 2002-10-20. Diakses tanggal 21 Juli 2007.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Interview with Belgium news agency".
  5. ↑ Simons, Marlise (7 Mei 2002). "Rightist Candidate in Netherlands Is Slain, and the Nation Is Stunned". The New York Times. Diakses tanggal 5 Mei 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ James, Barry (7 Mei 2002). "Assailant shoots gay who railed against Muslim immigrants: Rightist in Dutch election is murdered". The New York Times. Diakses tanggal 5 Mei 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Simons, Marlise (8 Mei 2002). "Elections to Proceed in the Netherlands, Despite Killing". The New York Times. Diakses tanggal 13 Juni 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Fortuyn killed 'to protect Muslims', The Daily Telegraph, 28 Maret 2003:
    [van der Graaf] said his goal was to stop Mr. Fortuyn exploiting Muslims as "scapegoats" and targeting "the weak parts of society to score points" to try to gain political power.
  9. ↑ Fortuyn killer 'acted for Muslims', CNN, 27 March 2003:
    Van der Graaf, 33, said during his first court appearance in Amsterdam on Thursday that Fortuyn was using "the weakest parts of society to score points" and gain political power.
  10. ↑ "Jihad Vegan". Diarsipkan dari asli tanggal 21 Juli 2011. Diakses tanggal 6 Desember 2008.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan), Dr Janet Parker 20 June 2005, New Criminologist


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan