Rabu, 21 Oktober 2026
11:52 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Picea polita

Picea polita

Bagikan:
Picea polita
250px-Picea_torano_forest_of_Yamanakako_village.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Yamanakako, Jepang
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Pinales
Famili: Pinaceae
Genus: Picea
Spesies:
P. polita
Nama binomial
Picea polita
Sinonim[2]
  • Abies polita Siebold & Zucc.
  • Abies torano Siebold ex K.Koch
  • Picea torano Koehne
  • Pinus abies Thunb.
  • Pinus polita (Siebold & Zucc.) Antoine
  • Pinus torano Voss

Picea polita (sin: Picea torano), yang dikenal sebagai cemara ekor harimau (tigertail spruce) atau harimomi (Jepang:ハリモミ), adalah spesies pohon konifer dalam keluarga Pinaceae. Pohon ini merupakan tumbuhan asli Jepang, yang ditemukan di sisi Samudra Pasifik di bagian tengah Honshu, serta di Shikoku dan Kyushu.[3]

Deskripsi

Harimomi biasanya mencapai tinggi 30 m, dengan diameter batang sekitar 1 m.[4] Mahkota pohon tetap berbentuk piramidal lebar pada pohon muda, dan menjadi bulat, berkubah, atau berujung datar seiring bertambahnya usia.[5] Cabang-cabang utamanya panjang, ramping, dan sebagian besar horizontal, sedangkan cabang-cabang sekundernya lebih pendek, banyak, dan menyebar hingga ke atas. Tunas vegetatif berbentuk lonjong, sedikit bergetah, dengan sisik berwarna cokelat kastanye halus yang bertahan selama beberapa tahun.[6]

Daunnya tersusun secara radial di sekitar pucuk, sangat kaku dan berujung tajam, memiliki penampang melintang berbentuk segi empat, berwarna hijau tua, biasanya panjangnya 15–20 mm, dengan beberapa garis stomata di setiap sisi. Jarum yang sangat kaku dan runcing merupakan ciri khas dari spesies ini.[5]

Distribusi

Di Honshu, spesies ini tersebar di sisi Samudra Pasifik di bagian tengah Honshu, meluas ke arah barat dari Prefektur Fukushima, ke selatan melewati Pegunungan Alpen Jepang dan Semenanjung Kii, dan tidak ditemukan di bagian Honshu sebelah barat Kyoto. Populasi tambahan ditemukan di Shikoku dan Kyushu.[5][6]

Pohon ini tumbuh di daerah pegunungan, termasuk Pegunungan Kanto dan Pegunungan Chubu, biasanya pada ketinggian sekitar 1.000 m di atas permukaan laut.[7] Jangkauannya meluas dari sekitar 600 hingga 1.700 m, dengan catatan ditemukan dari ketinggian sekitar 400 m hingga hampir 1.850 m, terutama pada tanah vulkanik.[6]

Ekologi

Pohon ini dianggap sebagai spesies yang paling beradaptasi dengan iklim hangat dalam genus Picea.[7]

Referensi

  1. ↑ Katsuki, T.; Farjon, A. (2013). "Picea torano". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T34179A2849441. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T34179A2849441.en. Diakses tanggal 31 Juli 2023.
  2. ↑ "Picea polita (Siebold & Zucc.) Carrière". Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 2022-04-20.
  3. ↑ "ハリモミ(Harimoni)". Kyushu Forestry and Forest products Research Institute (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 3 Februari 2026.
  4. ↑ "Picea Torano". 雑草屋 (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 3 Februari 2026.
  5. 1 2 3 "Picea polita". Trees and Shrubs Online. Diakses tanggal 3 Februari 2026.
  6. 1 2 3 "Picea polita". Conifers.org. Diakses tanggal 3 Februari 2026.
  7. 1 2 "ハリモミ". 森林科学園 樹木図鑑 (dalam bahasa Jepang). 森林総合研究所. Diakses tanggal 3 Februari 2026.

Pranala luar

Picea polita
Picea torano
Abies torano
Ikon rintisan

Artikel bertopik konifer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan