Selasa, 06 Oktober 2026
02:58 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Phytolacca

Phytolacca

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Phytolacca
250px-%D8%B9%DA%A9%D8%B3_%D8%A7%D8%B2_%DA%AF%D9%84%D9%87%D8%A7_%D9%88_%DA%AF%DB%8C%D8%A7%D9%87%D8%A7%D9%86_%D8%A8%D8%A7%D8%BA_%D8%A8%D9%88%D8%AA%D8%A7%D9%86%DB%8C%DA%A9%D8%A7%D9%84_%D8%AA%D9%81%D9%84%DB%8C%D8%B3_-_%DA%AF%D8%B1%D8%AC%D8%B3%D8%AA%D8%A7%D9%86_18.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Phytolacca dodecandra
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Eudikotil
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Phytolacca

Spesies

Lihat teks

Sinonim[1]

Pircunia Bertero ex Ruschenb.[1]

Artikel takson sembarang

Phytolacca adalah genus tumbuhan menahun yang berasal dari Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Asia Timur.[2][3] Nama genusnya berasal dari kata Yunani φυτόν (phyton, artinya "tanaman") dan kata Latin lacca (Lak, sebuah bahan pewarna merah).[4] Phytolaccatoxin dan fitolaccigenin terdapat (pada daun, batang, akar, bunga, buah buni, dll.) pada banyak spesies yang beracun bagi mamalia jika tidak disiapkan dengan benar. Buah buni dimakan oleh burung, yang tidak terpengaruh oleh racun tersebut. Biji kecil dengan kulit luar yang sangat keras tetap utuh dalam sistem pencernaan dan dikeluarkan utuh.[butuh rujukan]

Genus ini terdiri dari sekitar 25 hingga 35 spesies tumbuhan terna menahun, perdu, dan pohon yang tumbuh setinggi 1 hingga 25 meter. Anggotanya memiliki daun sederhana bergantian, runcing di ujungnya, dengan tepi utuh atau berkerut; daunnya bisa gugur atau hijau sepanjang tahun. Batangnya berwarna hijau, merah muda atau merah. Bunganya berwarna putih kehijauan sampai merah jambu, dan berbentuk tandan panjang di ujung batang. Mereka berkembang menjadi buah buni bulat berdiameter 4 hingga 12 mm, berwarna hijau pada awalnya, ketika matang berwarna ungu tua hingga hitam.[5][6][7]

Spesies Terpilih

250px-Omb%C3%BA_Cartuja_001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Meskipun banyak spesies yang bersifat terna, P. dioica membentuk pohon yang besar
250px-Inkweed_%2816030956467%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah spesies phytolacca di Taman Nasional Nymboida, NSW, Australia, Agustus 2014.

Spesies berikut diterima oleh satu atau lebih flora regional:[5][6][7][8][9][10]

Dahulu di Tempatkan dalam Genus ini

Ekologi

Phytolacca dioica tumbuh sebagai pohon di pampa, Amerika Selatan dan merupakan salah satu dari sedikit penyedia naungan di padang rumput terbuka. Tumbuhan tersebut adalah simbol budaya Uruguay, Argentina dan gaucho. P. weberbaueri dari Peru dapat tumbuh seukuran pohon. Kedua spesies ini memiliki dasar yang sangat kokoh pada batangnya, dan kayu yang sangat lunak dengan kapasitas penyimpanan air yang tinggi sehingga membuatnya tahan terhadap kebakaran rumput dan kekeringan.[11]

Di Pasifik Barat Laut Amerika Utara, pokeweed adalah spesies invasif.

Kegunaan

Bayam tinta (Phytolacca americana) digunakan sebagai obat tradisional dan sebagai bahan makanan meski seluruh bagiannya harus dianggap beracun, kecuali seperti yang diklaim oleh resep tradisional yakni "disiapkan dengan benar".[butuh rujukan] Akarnya tidak bisa dimakan.[12] Salad poke dianggap sebagai bagian dari Hidangan Amerika Serikat Selatan, yang dimasak tiga kali dalam tiga kali pergantian air mendidih untuk menghilangkan beberapa komponen berbahaya.[13] Konstituen beracun yang telah diidentifikasi termasuk alkaloid fitolaccine dan fitolaccotoxin, serta glikoprotein.[14]

Catatan Fosil

Fosil mirip Phytolacca telah dideskripsikan dari Formasi Cerro del Pueblo, Coahuila, Meksikopada Zaman Kapur Akhir (kampanium akhir), merupakan infructescence multipel yang mengalami permineralisasi, yang terdiri dari buah buni dengan enam lokus, masing-masing berisi satu biji dengan embrio melengkung yang berkembang di bakal biji melengkung dengan plasentasi terjumbai, anatomi buah buni yang mirip dengan genus Phytolacca. Meskipun tanaman baru dari Coahuila ini memiliki karakter reproduksi yang sama dengan genus ini, jumlah karpel yang konstan (enam) per buah dan plasentasi terjumbai mendukung pengenalan spesies baru, yakni Coahuilacarpon fitolaccoides.[15]

Referensi

  1. 1 2 3 "Genus: Phytolacca L." Germplasm Resources Information Network. United States Department of Agriculture. 1996-09-17. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-01-15. Diakses tanggal 2011-02-03.
  2. ↑ "Poke sallet festival". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-09-07. Diakses tanggal 2011-07-03. Annual Poke Sallet Festival, Harlan, KY
  3. ↑ Ed Dinger "Allen Canning Company". International Directory of Company Histories. FindArticles.com. 15 Apr, 2011. http://findarticles.com/p/articles/mi_gx5202/is_2005/ai_n19123469/
  4. ↑ Quattrocchi, Umberto (2000). CRC World Dictionary of Plant Names. Vol. 3 M-Q. CRC Press. hlm. 2065. ISBN 978-0-8493-2677-6.
  5. 1 2 Flora of China: Phytolacca
  6. 1 2 Flora of North America: Phytolacca
  7. 1 2 MacBride, J. F. (1937). Flora of Peru. Publications of Field Museum of Natural History, Botanical Series. Volume XIII Part II pp. 553–556. University of Illinois. Full text
  8. 1 2 3 "GRIN Species Records of Phytolacca". Germplasm Resources Information Network. United States Department of Agriculture. Diarsipkan dari asli tanggal 2000-10-27. Diakses tanggal 2011-02-03.
  9. 1 2 3 Reiche, K. (undated). Flora de Chile Volume 6 pp. 143–145. Full text
  10. ↑ Catalogue of the Vascular Plants of Madagascar: Phytolacca
  11. ↑ Armstrong, Wayne. "Pokeweed: An Interesting American Vegetable". Diakses tanggal 2007-07-21.
  12. ↑ Iowa Cooperative Extension Service publication Pm-746 "POKEWEED"
  13. ↑ Adams, Allison. "A Mess of Poke". Diakses tanggal 2011-10-17.
  14. ↑ "Canadian Poisonous Plants Information System". Diakses tanggal 2009-12-03.
  15. ↑ PHYTOLACCACEAE INFRUCTESCENCE FROM CERRO DEL PUEBLO FORMATION, UPPER CRETACEOUS (LATE CAMPANIAN), COAHUILA, MEXICO by Sergio R. S. Cevallos-Ferriz, Emilio Estrada-Ruiz and Balam Rodrigo Pérez-Hernández - American Journal of Botany 95(1): 77–83. 2008
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan