Senin, 26 Oktober 2026
21:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Phoenix (rasi bintang)

Phoenix (rasi bintang)

Bagikan:
Phoenix
Rasi bintang
Phoenix
SingkatanPhe
GenitivusPhoenicis
Pengucapan[ˈfiːnɪks], genitive /fɨˈnaɪsɨs/
Simbolismeburung mitis Phoenix
Asensio rekta0
Deklinasi−50
KuadranSQ1
Luas469 derajat persegi (37th)
Bintang utama4
Bintang Bayer/Flamsteed25
Bintang dengan planet6
Bintang lebih terang dari 3.00m1
Bintang di dalam 10.00 parsek (32.62 tahun cahaya)1
Bintang paling terangα Phe (Ankaa) (2.40m)
Objek Messier0
Hujan meteorPhoenicids
Rasi yang
berbatasan
Sculptor
Grus
Tucana
Hydrus (sudut)
Eridanus
Fornax
Terlihat di garis lintang antara +32° dan −80°.
Terlihat paling baik pada pukul 21:00 (9 malam) selama bulan November.

Phoenix adalah sebuah rasi bintang minor di langit selatan. Dinamakan berdasarkan burung mitos Phoenix. Tidak terlalu terang: hanya ada dua bintang di seluruh rasi bintang ini yang lebih terang dari magnitudo 5,0. Alpha Phoenicis dinamakan Ankaa, sebuah kata dari Bahasa Arab yang berarti "kapal".

Rasi bintang ini melebar dari deklinasi -39° hingga -57°, dan dari asensio rekta 23.5h hingga 2.5h. Ini berarti bahwa rasi bintang ini secara umum tidak tampak kepada siapapun yang tinggal di utara paralel 40 di hemisfer Utara, dan tampak rendah di langit malam untuk siapapun yang tinggal di utara khatulistiwa. Rasi bintang ini dapat dengan mudah terlihat dari lokasi seperti Australia dan Afrika Selatan ketika hemisfer Selatan sedang mengalami musim panas.

Phoenix adalah satu dari dua belas rasi bintang yang ditunjuk oleh Petrus Plancius dari pengamatan Pieter Dirkszoon Keyser dan Frederick de Houtman dan pertama kali tampak di sebuah globe rasi bintang berdiameter 35 cm pada tahun 1597 (atau 1598) di Amsterdam, buatan Plancius bersama dengan Jodocus Hondius. Penggambaran pertama rasi bintang ini di sebuah atlas langit adalah di Uranometria karya Johann Bayer pada tahun 1603.

Phoenix diasosiasikan dengan hujan meteor minor Phoenicids pada tanggal 5 Desember 2010.

Referensi

Pranala luar

Media terkait Phoenix (constellation) di Wikimedia Commons

Andromeda • Antlia • Apus • Aquarius • Aquila • Ara • Aries • Auriga • Boötes • Caelum • Camelopardalis • Cancer • Canes Venatici • Canis Major • Canis Minor • Capricorn • Carina • Cassiopeia • Centaurus • Cepheus • Cetus • Chamaeleon • Circinus • Columba • Coma Berenices • Corona Australis • Corona Borealis • Corvus • Crater • Crux • Cygnus • Delphinus • Dorado • Draco • Equuleus • Eridanus • Fornax • Gemini • Grus • Hercules • Horologium • Hydra • Hydrus • Indus • Lacerta • Leo • Leo Minor • Lepus • Libra • Lupus • Lynx • Lyra • Mensa • Microscopium • Monoceros • Musca • Norma • Octans • Ophiuchus • Orion • Pavo • Pegasus • Perseus • Phoenix • Pictor • Pisces • Piscis Austrinus • Puppis • Pyxis • Reticulum • Sagitta • Sagittarius • Scorpius • Sculptor • Scutum • Serpens • Sextans • Taurus • Telescopium • Triangulum • Triangulum Australe • Tucana • Ursa Major • Ursa Minor • Virgo • Vela • Volans • Vulpecula

Daftar dua belas rasi bintang yang dibuat oleh Pieter Dirkszoon Keyser dan Frederick de Houtman antara tahun 1595 dan 1597 dan diperkenalkan oleh Johann Bayer pada Uranometria, sebuah teks bertahun 1603

Apus | Chamaeleon | Dorado | Grus | Hydrus | Indus | Musca | Pavo | Phoenix | Triangulum Australe | Tucana | Volans
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan